Dark/Light Mode

Presiden KSPSI Dan Kapolri Dukung Museum Dan Rumah Singgah Marsinah

Sabtu, 27 Desember 2025 18:31 WIB
Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea (kiri) dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (kedua kiri) menghadiri groundbreaking pembangunan Museum dan Rumah Singgah Pahlawan Nasional Ibu Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (27/12/2025). (Foto: Dok. KSPSI)
Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea (kiri) dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (kedua kiri) menghadiri groundbreaking pembangunan Museum dan Rumah Singgah Pahlawan Nasional Ibu Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (27/12/2025). (Foto: Dok. KSPSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengatakan, pembangunan Museum dan Rumah Singgah Pahlawan Nasional Ibu Marsinah diinisiasi langsung oleh dirinya dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Hal itu disampaikan Andi Gani saat prosesi peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan Museum Marsinah dan Rumah Singgah Marsinah bersama Kapolri di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (27/12/2025).

Andi Gani mengungkapkan, keputusan pembangunan tersebut diambil setelah melalui proses diskusi dan kesepakatan dengan pihak keluarga Marsinah.

Tujuannya sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan dan nilai-nilai yang diwariskan almarhumah bagi kaum buruh Indonesia.

Andi Gani menegaskan, pembangunan Museum dan Rumah Singgah Marsinah ini murni merupakan bentuk kepedulian dan komitmen gerakan buruh.

Baca juga : Presiden BPW Indonesia Terima Anugerah Srikandi Penggerak Sosial Indonesia 2025

"Seluruh pembiayaan berasal dari Yayasan Pendidikan dan Pelatihan Pekerja Indonesia yang dimiliki oleh KSPSI, tanpa menggunakan dana negara," ujar Andi Gani.

Ia menambahkan, keberadaan museum dan rumah singgah tersebut diharapkan dapat menjadi ruang edukasi bagi generasi muda.

Khususnya kaum pekerja, untuk memahami sejarah perjuangan buruh serta nilai keadilan dan kemanusiaan yang diperjuangkan oleh Marsinah.

"Ini bukan sekadar bangunan, tetapi simbol perjuangan, pengingat sejarah, dan tempat belajar tentang keberanian serta pengorbanan seorang buruh perempuan demi keadilan," katanya.

Adapun, pembangunan Museum dan Rumah Singgah Ibu Marsinah ditargetkan selesai sebelum perayaan May Day 2026. Andi Gani berharap Presiden Prabowo Subianto berkenan meresmikan Museum dan Rumah Singgah Ibu Marsinah.

Baca juga : IPA Komit Dukung Pemerintah Tingkatkan Produksi Migas Nasional

"Saat bertemu langsung dengan Bapak Presiden, saya telah menyampaikan permohonan tersebut secara langsung," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, keberadaan museum ini diharapkan menjadi ruang edukasi sekaligus pengingat nilai perjuangan Marsinah bagi generasi buruh.

"Mengawal dan memperjuangkan hak buruh. Namun saya selalu sampaikan laksanakan dengan baik, terukur sehingga pesannya sampai, hak-hak buruh tetap bisa diperhatikan. Di sisi lain, pembangunan, iklim investasi, pertumbuhan ekonomi semuanya tetap kondusif. Karena kita semua ingin bahwa semua tetap terjaga," ujar Sigit.

Kapolri menilai, pembangunan museum Marsinah dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kehadiran pengunjung dari berbagai daerah diharapkan mendorong tumbuhnya aktivitas UMKM di Desa Nglundo.

"Nanti akan ada kunjungan-kunjungan dari rekan-rekan buruh seluruh Indonesia. Tentunya ini juga akan menghidupkan UMKM, menghidupkan desa itu sendiri dan manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat yang ada di wilayah Desa Nglundo," ucap Sigit.

Baca juga : IPA Komit Dukung Pemerintah Tingkatkan Produksi Minyak dan Gas Nasional

Ia menegaskan, museum tersebut bukan hanya milik warga setempat, tetapi juga menjadi kebanggaan nasional. Desa tempat Marsinah dilahirkan dan dibesarkan kini memiliki nilai historis bagi Indonesia.

“Dan ini adalah aset Desa Nglundo, aset Kabupaten Nganjuk, aset Provinsi Jatim dan aset Indonesia, bagi teman-teman buruh seluruh Indonesia. Karena beliau pahlawan nasional,” ujar Sigit.

Ia berharap pembangunan museum ini membawa manfaat luas bagi masyarakat. Ia menutup dengan harapan agar semangat perjuangan Marsinah menjadi bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.