Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Kemenkes Temukan Gatal Dan Diare Paling Banyak Dialami Warga Baduy
Kamis, 1 Januari 2026 22:14 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Kesehatan mencatat penyakit kulit dan gangguan pencernaan menjadi keluhan kesehatan yang paling banyak dialami masyarakat Baduy.
Temuan tersebut diperoleh saat kunjungan Sekretaris Jenderal Kemenkes Kunta Wibawa Dasa Nugraha, ke wilayah Baduy, Selasa (31/12/2025).
“Kalau saya tadi tanya-tanya, yang sebagian besar itu gatal, sama pencernaan seperti mencret atau diare,” ujar Kunta.
Baca juga : BRI Gelar Trauma Healing Untuk Anak-Anak Terdampak Bencana Sumatera
Kunta menambahkan, kondisi tersebut tidak terlepas dari keterbatasan akses air bersih dan sanitasi di wilayah Baduy. Faktor lingkungan masih menjadi tantangan utama dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat adat.
Untuk mengatasi keluhan tersebut, Kemenkes menyalurkan obat-obatan dasar yang umum dibutuhkan masyarakat, antara lain obat gatal, obat sakit perut, serta obat cacing, sesuai dengan kondisi kesehatan warga.
“Biasanya obat-obatan yang sederhana, seperti untuk panas, sakit perut, gatal-gatal, kudis,” kata Kunta.
Baca juga : Pertamina Pulihkan 12 Sumur Dan Pasok Air Bersih Untuk Warga Aceh
Selain pengobatan, Kemenkes juga memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya terkait penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.
Edukasi tersebut menekankan pentingnya kebiasaan mencuci tangan serta pengolahan makanan dan minuman yang aman.
“Upaya-upaya sederhana ini penting supaya mereka mendapatkan makanan dan minuman yang lebih bersih,” pungkas Kunta.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya