Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Prabowo Ultimatum Dirut Pertamina: Pegawai Tak Kerja untuk Rakyat, Pecat!
Selasa, 13 Januari 2026 08:25 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden RI Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras kepada jajaran PT Pertamina (Persero). Ia meminta Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri tidak ragu memberhentikan siapa pun pegawai yang tidak bekerja untuk kepentingan rakyat dan negara.
Pesan tegas itu disampaikan Prabowo saat meresmikan infrastruktur energi terintegrasi Pertamina Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Senin (12/1/2026).
Kepala Negara mengaku geram dengan praktik permainan tidak sehat yang selama ini membelit tubuh Pertamina.
Menurut Prabowo, terdapat pihak-pihak yang berkolusi mencari rente dengan memanipulasi impor minyak melalui Pertamina. Praktik semacam itu, kata dia, jelas merugikan negara dan menyengsarakan rakyat.
Baca juga : Resmikan RDMP Balikpapan, Prabowo Ingatkan Dirut Pertamina Agar Tahan Godaan
Karena itu, Prabowo menegaskan komitmennya untuk membenahi tata kelola internal Pertamina. Penunjukan Simon Aloysius Mantiri sebagai Direktur Utama disebut sebagai langkah awal untuk membersihkan BUMN migas tersebut dari oknum-oknum yang mencari keuntungan pribadi.
Prabowo mengungkapkan, ada dua pesan utama yang ia sampaikan kepada Simon saat pengangkatan. Pertama, jangan korupsi. Kedua, jangan ragu memecat pegawai yang tidak bekerja dengan baik demi bangsa dan negara.
“Waktu saya menjadi presiden, saya bertekad untuk membersihkan Pertamina. Saya angkat saudara Simon Aloysius dengan beberapa anak muda. Saya beri tugas jangan korupsi, jangan kau cari kaya di atas kepercayaan ini. Dirut Pertamina sangat strategis, bertanggung jawab atas kekayaan USD 100 miliar. Godaan akan banyak, tapi harus teguh. Siapa yang Anda nilai tidak bagus, pecat, jangan ragu-ragu. Demi bangsa dan negara harus tega,” tegas Prabowo.
Ia menambahkan, pesan tersebut sangat krusial mengingat posisi Pertamina sebagai perusahaan kebanggaan nasional dengan reputasi global. Pertamina, kata Prabowo, merupakan satu-satunya perusahaan Indonesia yang konsisten masuk dalam daftar Fortune Global 500.
Baca juga : Mentan Tegas, Lawan Praktik Pangan Ilegal
“Pertamina yang national champion kita, satu-satunya yang masuk Fortune 500. Satu-satunya perusahaan Indonesia yang nilainya USD 100 miliar, harusnya menghasilkan yang lebih baik bagi bangsa dan negara,” ujarnya.
Prabowo juga menekankan pentingnya keteladanan di tingkat pimpinan. Menurut dia, perilaku seorang pemimpin akan membekas kuat dalam ingatan anak buahnya, baik itu contoh baik maupun buruk.
"Kalau di TNI, pemimpin yang maling dikasih julukan 'kapal keruk'. Seumur hidup dia bawa itu julukan. Pemimpin harus memberi contoh," kata Prabowo.
Lebih jauh, Prabowo memastikan pemerintahannya serius membenahi tata kelola badan usaha milik negara (BUMN). Penegakan hukum, tegas dia, akan dilakukan tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang terbukti melakukan korupsi.
Baca juga : Prabowo Terharu, Indonesia Ranking 1 Negara Yang Rakyatnya Paling Bahagia
"Praktik-praktik markup adalah penipuan dan pencurian. Kalau ada pejabat yang ingin melaksanakan praktik-praktik lama, saya kira sangat keliru. Kita prihatin. Saya tidak tahu berapa direksi Pertamina yang masuk penjara. Negara dan bangsa menuntut manajemen yang terbaik," pungkas Prabowo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya