Dark/Light Mode

Rapat Pleno DPP KNPI Tetapkan Musda 6 Provinsi, Reshuffle dan Rakornas 2026

Kamis, 15 Januari 2026 17:37 WIB
Foto: KNPI.
Foto: KNPI.

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) menggelar Rapat Pleno sebagai forum pengambilan keputusan strategis organisasi. Rapat ini membahas konsolidasi internal, sinergi program dengan pemerintah, serta agenda nasional KNPI ke depan.

Dalam rapat pleno yang berlangsung secara terbuka tersebut, Ketua Umum DPP KNPI Ali Hanapiah secara resmi menetapkan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) di enam provinsi, yakni Banten, Sumatera Utara, Bali, Jawa Timur, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.

Kebijakan ini merupakan bagian dari penguatan struktur organisasi serta regenerasi kepemimpinan KNPI di tingkat daerah. Musda diharapkan menjadi momentum konsolidasi pemuda di daerah dalam menjawab tantangan pembangunan, sekaligus memperkuat peran strategis pemuda di wilayah masing-masing.

Selain itu, Musda juga diarahkan untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya pemuda serta penguatan program kepedulian sosial dan misi kemanusiaan.

Baca juga : PKS DKI Jakarta Tetapkan Program Kerja Dalam Rakerwil 2025

“Saya berkomitmen, DPP KNPI di bawah kepemimpinan saya akan berusaha memberikan yang terbaik bagi kesejahteraan pemuda dan masyarakat luas. Kami siap mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan mendedikasikan diri untuk melaksanakan Asta Cita sebagai misi Presiden,” ujar Ali Hanapiah.

Rapat pleno juga menetapkan reshuffle kepengurusan DPP KNPI setelah dilakukan evaluasi kinerja program di masing-masing bidang.

Perombakan kepengurusan ini dilakukan terhadap pengurus pleno yang dinilai kurang aktif, minim kontribusi, mengalami penurunan komitmen, serta tidak lagi sejalan dengan visi dan misi DPP KNPI periode 2024–2027.

Keputusan reshuffle tersebut disepakati seluruh peserta rapat pleno dan dinilai sebagai langkah tepat dan bijak guna menjaga soliditas organisasi di bawah kepemimpinan Ketua Umum Ali Hanapiah.

Baca juga : ASKOMPSI Tetapkan 15 Provokator Digital 2025

Selain itu, rapat pleno juga memutuskan penyelenggaraan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) DPP KNPI Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026.

DPD KNPI Provinsi Jawa Barat ditetapkan sebagai tuan rumah Rakornas, dengan Wakil Ketua Umum Agus Effendi sebagai Ketua Panitia Penyelenggara.

Rakornas DPP KNPI 2026 akan menjadi forum strategis nasional yang mempertemukan DPP, DPD, organisasi kepemudaan tingkat nasional, serta seluruh elemen pemuda bersama para pemangku kepentingan pemerintah.

Forum ini bertujuan merumuskan arah kebijakan, program prioritas, dan sinergi gerakan pemuda secara nasional dengan pemerintah.

Baca juga : RUU Perampasan Aset Masuk Prolegnas 2026

Ketua Umum DPP KNPI Ali Hanapiah menegaskan bahwa seluruh keputusan rapat pleno merupakan wujud komitmen organisasi dalam menjaga soliditas, meningkatkan kualitas kepemimpinan pemuda, mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, serta memastikan KNPI tetap relevan dan responsif terhadap dinamika bangsa.

DPP KNPI mengajak seluruh jajaran pengurus dan elemen kepemudaan untuk mendukung dan menyukseskan agenda-agenda organisasi tersebut demi terwujudnya pemuda Indonesia yang berdaya saing, berintegritas, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional.

Di sisi lain, Ali Hanapiah juga menegaskan kesiapannya untuk mewakafkan diri sebagai fasilitator penyatuan DPP KNPI demi mewujudkan semangat “Satu Pemuda, Satu KNPI” sebagai tanggung jawab moral kepemimpinannya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.