Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Progres Pesat Pembangunan Jembatan di Aceh, Akses Warga Desa Kian Pulih
Minggu, 18 Januari 2026 17:14 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Percepatan pemulihan akses warga di Aceh terus dilakukan Pemerintah. Pembangunan jembatan menjadi salah satu fokus utama untuk menghubungkan kembali wilayah yang terdampak bencana. Tidak hanya melibatkan personel TNI dan kontraktor, masyarakat setempat juga tampak antusias ikut bergotong royong dalam proses percepatan tersebut.
Salah satunya, pembangunan Jembatan Bener Pepanyi di Kabupaten Bener Meriah terus dikebut. Minggu (18/1/2026), sejumlah personel TNI terlihat bahu-membahu menyambungkan rangka baja jembatan bailey yang akan menjadi jalur utama transportasi warga.
Meski bekerja di bawah terik matahari, para prajurit tetap menunjukkan semangat tinggi. Mereka bekerja tanpa mengenal lelah demi memastikan akses transportasi masyarakat segera pulih. Kehadiran jembatan ini sangat dinantikan karena menjadi jalur vital penghubung antarwilayah di kabupaten tersebut.
Baca juga : Rampung Dibangun TNI AD, Jembatan Lo Pasir Dukung Ekonomi Warga Banyumas
Sementara itu, di Kecamatan Telaga Barat, Kabupaten Aceh Singkil, progres pembangunan Jembatan Gosong telah memasuki tahap akhir. Rangka jembatan bailey tampak tersambung dengan baik. Personel TNI bersama warga setempat bergotong royong memasang lempeng baja yang akan menjadi lantai jembatan.
Jembatan ini nantinya akan menggantikan jembatan kayu darurat yang selama ini digunakan warga. Dengan struktur yang lebih kokoh, akses masyarakat diharapkan menjadi lebih aman dan nyaman untuk dilalui.
Di Kabupaten Aceh Utara, pembangunan Jembatan Wisata Laut Bangka juga terus berjalan. Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) bersama prajurit TNI lainnya tampak merangkai besi baja rangka jembatan di depan rumah warga. Dengan mengenakan sarung tangan dan topi pengaman, para prajurit terlihat bekerja dengan penuh semangat dan keikhlasan.
Baca juga : Pembangunan 2 Jembatan Bailey Rampung, Konektivitas Pascabencana Berangsur Pulih
Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur, tetapi juga menumbuhkan rasa aman serta memperkuat kebersamaan antara aparat dan warga.
Progres serupa juga terlihat pada pembangunan Jembatan Seuneubok di Kabupaten Bireuen. Puluhan personel TNI dikerahkan untuk mengerjakan jembatan ini. Alat berat turut digunakan untuk mengangkat rangka besi baja yang akan menjadi struktur utama, sehingga pekerjaan dapat berlangsung lebih efisien.
Sementara itu, di Jembatan Lhok Kuyuen, Kabupaten Aceh Utara, pembangunan fisik telah rampung. Saat ini, personel TNI bersama warga fokus pada tahap penyelesaian akhir. Mereka mengecat jembatan dengan warna merah putih, sementara warga lainnya memasang bendera di sepanjang jembatan.
Baca juga : TNI Kebut Pembangunan Jembatan di Sumbar, Akses Warga Cepat Pulih
Pemandangan tersebut mencerminkan rasa bangga sekaligus harapan masyarakat akan pulihnya akses transportasi dan bangkitnya aktivitas ekonomi. Pembangunan jembatan-jembatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat Aceh dalam mempercepat pemulihan pascabencana.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya