Dark/Light Mode

BIN Ingatkan Kaum Muda Harus Berani Berinovasi

Kamis, 22 Januari 2026 12:57 WIB
Dialog DPP KNPI dengan tema Masa Depan Anak dan Generasi Muda di Era Bonus Demografi digelar di Cafe Kopisisasi, Cijantung, Jakarta, Kamis (22/1/2026). Foto: KNPI
Dialog DPP KNPI dengan tema Masa Depan Anak dan Generasi Muda di Era Bonus Demografi digelar di Cafe Kopisisasi, Cijantung, Jakarta, Kamis (22/1/2026). Foto: KNPI

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) di bawah kepemimpinan Ketua Umum Saad Budiman Lubis dan Sekretaris jenderal Roy Stevi Wendi menggelar Dialog Nasional Kepemudaan.

Dialog dengan tema Masa Depan Anak dan Generasi Muda di Era Bonus Demografi digelar di Cafe Kopisisasi, Cijantung, Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Dialog nasional ini menghadirkan sejumlah pembicara nasional yang kompeten di bidangnya, yakni Dr. Wawan H. Purwanto dari unsur Pejabat Badan Intelijen Negara (BIN), Satriwan Salim selaku Anggota Kelompok Kerja Komisi Perlindungan Anak Indonesia (Pokja KPAI), serta Prof. Dr. Ilyas Indra sebagai Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) DPP KNPI.

Baca juga : SIM Keliling Jakarta Kamis 22 Januari, Hadir di 5 Lokasi

Pejabat BIN Wawan H Purwanto dalam diskusi mengatakan, untuk menyonsong bonus demografi, kaum muda harus berani berinovasi, harus punya skil, sprit dan stamina yang baik.

"Negeri kita akan mampu bersaing dan jadi leader bukan follower," tuturnya.

Sedangkan Satriawan Salim menegaskan, bonus demografi merupakan peluang strategis bagi Indonesia yang harus dikelola secara serius dan terencana.

Baca juga : SIM Keliling Jakarta Senin 19 Januari, Hadir Di 5 Lokasi

Ia menyampaikan, tanpa kebijakan yang tepat dan kesiapan sumber daya manusia, bonus demografi justru berpotensi menimbulkan persoalan sosial di masa depan.

"Pemerintah harus meningkatkan biaya pendidikan untuk anak dan kaum muda supaya bonus demografi ini menjadi positif," ujarnya.

Kemudian, Prof. Dr Ilyas Indra menyoroti pentingnya bagi kaum muda untuk memulai berbisnis. Kemandirian itu akan hadir jika dari muda sudah mulai berbisnis sesuai dengan potensi masing-masing.

Baca juga : SIM Keliling Jakarta Minggu 18 Januari, Hadir Di 2 Lokasi

Para pembicara dalam dialog ini menyoroti pentingnya perlindungan anak, penguatan peran keluarga dan negara, serta kesiapsiagaan generasi muda dalam menghadapi tantangan global, perkembangan teknologi, dan dinamika sosial politik di era bonus demografi.

Dialog berlangsung interaktif dengan melibatkan pengurus KNPI, aktivis kepemudaan, mahasiswa, dan aktivis partai politik.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.