Dark/Light Mode

Potret dari Udara Huntara Aceh Tamiang, Tertata Rapi dan Bersih

Kamis, 22 Januari 2026 17:53 WIB
Potret udara huntara untuk korban banjir di Aceh Tamiang. (Foto: Tangkapan layar akun Arisazumi)
Potret udara huntara untuk korban banjir di Aceh Tamiang. (Foto: Tangkapan layar akun Arisazumi)

RM.id  Rakyat Merdeka - Deretan hunian sementara (huntara) yang dibangun Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara di Aceh Tamiang tertata rapi dan bersih. Dari udara, kawasan huntara itu memberi gambaran jelas tentang upaya pemulihan bagi warga terdampak bencana.

Huntara yang sempat dikunjungi Presiden Prabowo Subianto tersebut terlihat apik saat dipotret menggunakan drone. Bangunannya berjajar rapi, dengan lingkungan yang terawat.

Potret udara itu diambil pemilik akun Instagram Arisazumi, yang menerbangkan drone di kawasan huntara yang berada di Jalan Banda Aceh–Medan, Kebun Tanjung Seumantoh, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.

Baca juga : Sumur Bor di Aceh Tamiang Pulihkan Asa dan Senyum Warga, Air Bersih Mengalir

“Saya melakukan penerbangan singkat menggunakan drone FPV untuk melihat kondisi hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang dari udara,” tulis Arisazumi, dikutip Kamis (22/1/2026).

Pantauan dimulai saat drone melintasi gerbang utama huntara. Pesawat tanpa awak itu sempat terbang rendah sebelum kembali melambung, memperlihatkan deretan bangunan huntara yang tersusun rapi dalam satu kawasan.

Tiang-tiang listrik tampak berbaris memanjang, menjadi penanda bahwa pasokan listrik sudah dapat dinikmati warga terdampak. Kondisi jalan di dalam kawasan huntara juga terlihat mulus dan mengelilingi kompleks permukiman tersebut.

Baca juga : PTPN III dan Mitra Kolaborasi Salurkan Bantuan bagi Warga Huntara Aceh Tamiang

Drone kemudian terbang lebih rendah memasuki area halaman depan huntara. Sejumlah anak terlihat duduk santai di kursi panjang yang disediakan di teras bangunan.

Teras huntara tampak bersih dan tertata, dilapisi rumput sintetis berwarna hijau yang menambah kesan rapi dan nyaman.

Setelah itu, drone kembali melambung tinggi untuk memperlihatkan keseluruhan kawasan huntara. Dari ketinggian, terlihat beberapa toren air, menandakan ketersediaan air bersih bagi warga.

Baca juga : Toyota Segarkan Tampilan New Raize

Secara keseluruhan, BPI Danantara telah membangun 1.275 unit huntara yang tersebar di tiga provinsi terdampak bencana, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Khusus di Kabupaten Aceh Tamiang, Danantara membangun 600 unit huntara yang terpusat dalam satu kawasan.

Ke depan, Danantara merencanakan pembangunan hingga 15 ribu unit huntara. Jumlah tersebut merujuk pada data kerusakan rumah warga yang mencapai sekitar 33 ribu unit di tiga wilayah terdampak bencana.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.