Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
TNI Prioritaskan Bersihkan Lumpur dari Rumah Lansia Pascabanjir Sumatera
Rabu, 28 Januari 2026 14:23 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kepedulian terhadap warga lanjut usia (lansia) menjadi prioritas dalam penanganan dampak banjir di sejumlah wilayah Aceh dan Sumatera Utara. Personel TNI terus bergerak membersihkan rumah-rumah warga, terutama milik lansia yang terdampak parah akibat endapan lumpur dan material banjir.
Di Kabupaten Aceh Tamiang, prajurit Satuan Setingkat Kompi (SSK) Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 852/ABY melaksanakan pembersihan rumah warga di Desa Bandar Khalifah, Kecamatan Tamiang Hulu. Pembersihan dilakukan bertahap, mulai dari halaman hingga bagian dalam rumah yang tertimbun lumpur tebal.
Rumah milik Zulkifli, salah seorang lansia, dibersihkan dari tumpukan lumpur di dalam rumah dengan progres sekitar 30 persen. Sementara itu, pembersihan rumah Paini, lansia lainnya, difokuskan pada endapan lumpur di halaman rumah dengan capaian 25 persen. Adapun rumah Jumangin, proses pembersihan telah mencapai sekitar 85 persen, terutama pada lumpur tebal di bagian dalam rumah.
Baca juga : Negara Hadir, Layanan Kesehatan Gratis Pulihkan Harapan Warga Aceh Pascabencana
Pembersihan juga dilakukan di rumah Sukimin yang terdampak lumpur setebal kurang lebih 50 sentimeter. Personel TNI menggunakan cangkul, sekop, dan gerobak sorong untuk mengeruk serta mengangkut lumpur dari dalam rumah, dengan progres sekitar 60 persen. Selain itu, rumah Ngatizah di Desa Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu, juga mulai dibersihkan, terutama endapan lumpur yang mengering di halaman rumah.
Di Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, TNI membersihkan rumah warga di Desa Pematang Durian. Rumah milik M. Yusuf telah mencapai progres pembersihan sekitar 80 persen dengan fokus pada halaman rumah yang dipenuhi lumpur. Pembersihan juga dilakukan di rumah Alias dengan progres 50 persen serta rumah Andika yang telah mencapai sekitar 80 persen.
Upaya serupa berlangsung di Kabupaten Bireuen. Di sektor Peusangan, personel TNI membersihkan rumah warga atas nama Yusup, Nana, dan Saifudin. Di Peusangan Siblah Krueng, rumah milik Januar Amri juga dibersihkan dari sisa lumpur banjir. Di Kecamatan Samalanga, TNI membersihkan rumah Mardiah dan Salbiyah, termasuk lumpur yang mengendap di halaman samping rumah.
Baca juga : Pemprov DKI Siapkan Anggaran OMC Sebulan, Kurangi Risiko Banjir di Jakarta
Tak hanya di Aceh, kegiatan pembersihan juga dilakukan di wilayah Sumatera Utara. Di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, personel TNI membersihkan lumpur, batang kayu, serta perabot rumah tangga yang rusak akibat banjir.
Lumpur yang mengendap di dalam dan sekitar rumah warga dikeruk menggunakan cangkul dan sekop, kemudian diangkut dengan gerobak sorong. Langkah serupa dilakukan di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, dengan fokus membersihkan endapan lumpur kering di halaman dan sekitar rumah warga agar kembali layak dihuni.
Kegiatan pembersihan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu percepatan pemulihan pascabencana, khususnya bagi warga lansia yang memiliki keterbatasan fisik. Kehadiran TNI di tengah masyarakat diharapkan dapat meringankan beban warga serta mempercepat pemulihan aktivitas kehidupan sehari-hari.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya