Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Menkes: Semua RS Terdampak Bencana Sumatera Sudah Beroperasi Lagi
Rabu, 11 Februari 2026 22:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan seluruh rumah sakit (RS) terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat kini sudah kembali beroperasi normal. Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas kesehatan dilakukan kurang dari satu bulan sejak bencana melanda akhir November 2025.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, saat bencana terjadi, sebanyak 130 rumah sakit terdampak, dengan 87 di antaranya sempat tidak dapat beroperasi.
“Dan sampai saat ini, semuanya sudah bisa beroperasi,” ujar Budi dalam konferensi pers Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Rabu (11/2/2026)
Baca juga : Zelensky Sebut AS Targetkan Perang Rusia–Ukraina Berakhir Juni 2026
Menurut Budi, percepatan pemulihan RS terdampak bencana Sumatera tidak lepas dari dukungan taktis TNI dan Polri, serta kolaborasi pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat setempat.
Selain rumah sakit, Kemenkes juga hampir menuntaskan perbaikan puskesmas terdampak bencana di Sumatera. Dari total 1.265 puskesmas, sebanyak 867 unit sempat terdampak bencana.
Per 10 Februari 2026, tersisa dua puskesmas yang masih dalam tahap akhir perbaikan, yakni: Puskesmas Lokop, Kabupaten Aceh Timur dan Puskesmas Jambur Lak Lak, Kabupaten Aceh Tenggara
Baca juga : Uang Kompensasi Kerusakan Rumah Terdampak Bencana Sumatera Cair Pekan Depan
Puskesmas Lokop mengalami kerusakan total dan direlokasi ke Desa Jering, Kecamatan Serba Jadi, Aceh Timur. Fasilitas kesehatan modular tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada 13 Februari 2026.
Sementara itu, Puskesmas Jambur Lak Lak yang mengalami kerusakan parah direlokasi ke Jalan Blangkejeren–Kutacane, Darul Makmur, Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara. Puskesmas modular ini dijadwalkan rampung dan beroperasi pada 15 Februari 2026.
“Terima kasih kepada Menteri Pekerjaan Umum karena dalam waktu kurang dari satu bulan ini sudah selesai dibangun,” kata Budi.
Baca juga : Kebutuhan Air Bersih di Sumbar Terus Dipasok, Pembuatan Sumur Bor Diperbanyak
Pemulihan rumah sakit dan puskesmas menjadi prioritas pemerintah dalam tahap rehabilitasi pascabencana Sumatera. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan pelayanan kesehatan masyarakat tetap berjalan optimal, terutama di wilayah terdampak parah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya