Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bantu DP 100 UMKM
Ara Bersama Istri Sosialisasi KPR Subsidi 30 Tahun Di Nusantara Expo 2026
Selasa, 3 Maret 2026 11:44 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Skema pembiayaan rumah subsidi yang digagas Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dengan tenor hingga 30 tahun mulai disosialisasikan kepada pelaku UMKM yang hadir dalam Kriya Nusantara Expo 2026 di Jakarta.
Selama ini tenor KPR subsidi dari 15 sampai 20 tahun. Sekarang tenor diperpanjang sampai 30 tahun. Kebijakan ini dirancang agar cicilan per bulan makin ringan dan tidak memberatkan masyarakat, khususnya pelaku UMKM, pekerja UMKM, pengemudi dan profesi informal lainnya.
Sebagai bentuk keberpihakan kepada rakyat kecil, Menteri PKP Maruarar Sirait bersama sang istri, Shinta Maruarar Sirait akan membantu uang muka (DP) rumah subsidi bagi 100 orang yang memenuhi persyaratan.
Bantuan DP rumah subsidi gratis ini disampaikan Ara saat menghadiri pembukaan Kriya Nusantara Expo 2026 bertema 'Satu Atap Sejuta Manfaat: Rumah Subsidi untuk UMKM Berdikari' di The Telkom Hub, Senin (2/3/2026).
Baca juga : Bantuan Dan Brigade Tanggap Bencana Dari KSPSi Sudah Tiba Di Sumbar
"Bantuan DP subsidi ini merupakan bagian dari skema pembiayaan baru rumah subsidi dengan tenor hingga 30 tahun agar cicilan per bulan lebih terjangkau dan tidak memberatkan masyarakat," kata Ara disambut sekitar 50 pekikan semangat pelaku UMKM yang memadati arena pameran.
Expo yang berlangsung selama dua hari 2–3 Maret 2026 ini merupakan inisiatif dan kolaborasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian PKP untuk mensukseskan program perumahan subsidi Presiden Prabowo.
Ara pun mengapresiasi penyelenggaraan Kriya Nusantara Expo 2026 serta seluruh UMKM yang berpartisipasi. Mantan anggota DPR RI ini berharap sinergi antara sektor perumahan dan UMKM makin kuat, sehingga rumah subsidi benar-benar menjadi sarana peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Shinta Maruarar Sirait selaku Ketua DWP Kementerian PKP menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar ajang promosi produk, tetapi juga sarana sosialisasi program Pemerintah dalam mendukung target pembangunan tiga juta rumah, khususnya bagi pelaku UMKM perempuan.
Baca juga : BP Tapera Gencarkan Sosialisasi Program Perumahan Di Sumut
"Harapannya, melalui sosialisasi ini para pelaku UMKM bisa memiliki rumah, bukan hanya sekadar impian," ujar Shinta.
Ia menekankan, bahwa kepemilikan hunian layak menjadi fondasi penting bagi stabilitas keluarga sekaligus produktivitas usaha perempuan pelaku UMKM. Menurutnya, penguatan UMKM perempuan tidak hanya soal pengembangan usaha, tetapi juga kepastian memiliki hunian layak sebagai fondasi kehidupan keluarga dan keberlanjutan bisnis.
"UMKM harus tumbuh karena kualitas dan daya saing, bukan sekadar belas kasihan," tegasnya.
Sementara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya mendukung kebijakan skema KPR rumah subsidi menjadi 30 tahun. Ia menilai perpanjangan tenor menjadi strategi efektif untuk memperluas akses kredit perumahan rakyat.
Baca juga : Pemain Persib Saling Jadi Lawan Di Kualifikasi Piala Dunia 2026
"Kami mendukung langkah Kementerian PKP dan BP Tapera untuk memperpanjang tenor menjadi 30 tahun. Dengan begitu cicilan akan lebih murah, DP bisa lebih rendah, dan masyarakat semakin mudah membeli rumah,” ujar Purbaya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya