Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Munas X LDII Tetapkan Dody Taufiq Wijaya Jadi Ketum 2026–2031
Sabtu, 11 April 2026 08:24 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Lembaga Dakwah Islam Indonesia resmi menetapkan Dody Taufiq Wijaya sebagai Ketua Umum DPP LDII periode 2026–2031 melalui Musyawarah Nasional (Munas) X yang digelar di Jakarta, Kamis (9/4/2026).
Rapat paripurna Munas X LDII secara aklamasi memilih Dody untuk menggantikan Chriswanto Santoso, yang tidak bersedia dicalonkan kembali karena alasan kesehatan.
Dody menyampaikan, langkah awal kepengurusan baru adalah melakukan konsolidasi internal di tingkat DPP guna memastikan keberlanjutan program dan kontribusi LDII tetap berjalan selama masa transisi.
Ia menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan karya organisasi demi kemaslahatan umat.
“Seperti pesan Bapak KH Chriswanto, kita harus terus beramal saleh di masa transisi sebelum kepengurusan definitif terbentuk,” ujarnya.
Baca juga : Presiden Tetapkan Zainut Tauhid Sa’adi Jadi Wakil Ketua BAZNAS RI
Selanjutnya, Dody menekankan pentingnya sinkronisasi gerak organisasi hingga ke daerah, mulai dari DPW, DPD, PC, hingga PAC. Hal ini agar kontribusi LDII dapat dirasakan secara nyata hingga ke akar rumput.
Ia juga mendorong penguatan komunikasi dengan para pemangku kepentingan, termasuk kerja sama dengan instansi pemerintah serta kolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan lain.
Menurutnya, sinergi tersebut penting untuk mendukung program pemerintah pusat dan daerah serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Ini adalah amanah besar. Mari kita bekerja sama dan bahu-membahu dalam mengeksekusinya,” tegas Dody.
Dody turut menyampaikan apresiasi kepada KH Chriswanto Santoso atas dedikasi dan kontribusinya selama memimpin LDII. Ia menilai kepemimpinan sebelumnya telah melahirkan banyak kader pemimpin baru di organisasi.
Baca juga : DPR Tetapkan Friderica Widyasari Jadi Ketua OJK
“Leaders don’t create followers, they create more leaders. Itulah yang dilakukan beliau,” ungkapnya.
Di akhir pernyataannya, Dody menegaskan komitmennya untuk membawa LDII mencapai performa terbaik ke depan.
Dukungan Wamenhaj
Sebelum pengukuhan kepengurusan, Munas X LDII menghadirkan Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, untuk memberikan pembekalan.
Dahnil menilai LDII sebagai organisasi yang rapi, bersih, dan kompak. Menurutnya, karakter tersebut menjadi kekuatan tersendiri yang selaras dengan nilai-nilai Islam dan agenda kebangsaan.
“LDII dikenal rapi, bersih, dan kompak. Ini bisa disinergikan dengan program pemerintah seperti Indonesia Bersih dan Indonesia Indah,” ujarnya.
Baca juga : DPR Tetapkan Friderica Widyasari Sebagai Bos Baru OJK 2026-2031
Ia juga menyoroti peran strategis LDII dalam sektor perhajian, terutama karena kedisiplinan jamaahnya.
Dahnil menilai, hal ini sejalan dengan visi Prabowo Subianto dalam mendorong penyelenggaraan ibadah haji yang tertib dan bermartabat.
“Jamaah LDII bisa menjadi contoh praktik ibadah haji yang mencerminkan perdamaian, persaudaraan, dan keberlanjutan lingkungan,” tambahnya.
Terkait tema geopolitik Munas, Dahnil berharap momentum haji dapat menjadi simbol perdamaian dunia sekaligus sarana memperkenalkan Islam khas Indonesia yang ramah, toleran, dan berlandaskan Pancasila.
“LDII lahir dari rahim Ibu Pertiwi dan Pancasila. Nilai ini bisa menjadi kekuatan soft power untuk menyebarkan pesan Islam damai ke seluruh dunia,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya