Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Green SM Buka Suara soal Kecelakaan KA, Tegaskan Dukung Investigasi
Selasa, 28 April 2026 08:21 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kecelakaan kereta api di perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026), diduga melibatkan kendaraan milik Green SM Indonesia. Perusahaan pun angkat bicara dan menyatakan komitmennya untuk mendukung proses penyelidikan yang tengah berjalan. Dalam pernyataan resminya, Green SM Indonesia menegaskan pihaknya menaruh perhatian penuh terhadap insiden tersebut. Baca juga : Kemenperin Kembangkan Kemasan Aseptik Untuk Industri Mamin “Kami telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung,” tulis manajemen melalui akun resmi Instagram, Selasa (28/4/2026). Green SM juga menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam operasional perusahaan. Berbagai upaya dilakukan untuk menjaga standar keselamatan, mulai dari sistem operasional hingga pengawasan dan peningkatan layanan secara berkelanjutan. “Kami akan terus menyampaikan perkembangan terbaru seiring dengan tersedianya informasi yang telah terverifikasi,” lanjut pernyataan tersebut. Baca juga : Golkar Gelar Paskah Nasional 2026, Tegaskan Komitmen Inklusivitas Di sisi lain, insiden ini menimbulkan korban jiwa. PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat sebanyak tujuh penumpang meninggal dunia. Proses evakuasi masih terus berlangsung. Tercatat, tiga penumpang masih terperangkap di dalam rangkaian kereta dan tengah diupayakan penyelamatan oleh tim SAR gabungan. Hingga kini, aparat terkait masih melakukan investigasi untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Dugaan keterlibatan kendaraan di perlintasan menjadi salah satu fokus utama dalam penyelidikan tersebut.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya