Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Baznas Bazis DKI Siap Tebar Daging Kurban Ke Wilayah 3T Hingga Palestina
Rabu, 13 Mei 2026 13:18 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Baznas (Bazis) Provinsi DKI Jakarta, Akhmad H. Abubakar memastikan program Kurban Berkah 1447 Hijriah/2026 tidak sekadar menjadi ritual tahunan.
Tahun ini, distribusi daging kurban diperluas hingga ke daerah pelosok, kawasan 3T (terdepan, terluar, tertinggal), hingga Palestina.
Menurutnya, Baznas Bazis DKI menyiapkan program kurban dengan cakupan lebih besar dibanding tahun sebelumnya. Sebab, bukan hanya untuk di Jakarta tetapi juga di berbagai daerah di luar Ibu Kota.
“Melalui berbagai rencana yang cukup besar dan luas, kami punya harapan lebih banyak lagi dibanding tahun lalu. Distribusi daging kurban bukan hanya di DKI Jakarta, tetapi juga ke berbagai daerah dan pelosok,” ujar Abubakar, Rabu (13/5/2026).
Dia mengatakan, Baznas Bazis DKI telah melakukan koordinasi untuk mendukung penyaluran hewan dan daging kurban agar tepat sasaran. Salah satunya dengan menggunakan pendekatan berbasis data.
Baca juga : Dharma Jaya Siapkan 900 Sapi Kurban ASUH untuk Iduladha 1447 H di Jakarta
“Kurban tahun ini bukan sekadar ritual setahun sekali, tetapi kami hadirkan lebih terukur, lebih transparan dan lebih berdampak nyata bagi warga,” katanya.
Untuk memastikan distribusi tepat sasaran, Baznas Bazis DKI memanfaatkan DTSEN atau Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional guna memvalidasi wilayah dengan tingkat kemiskinan ekstrem tertinggi.
Abubakar menjelaskan, distribusi daging kurban di Jakarta diprioritaskan ke 20 RW kumuh dan miskin ekstrem yang tersebar di lima wilayah kota administrasi dan Kepulauan Seribu.
“Kami ingin memastikan kurban menjangkau area dengan konsentrasi mustahik tertinggi,” ucapnya.
Selain itu, Baznas Bazis DKI juga menghadirkan program “Kampung Tanpa Matahari”, yakni wilayah padat dan kumuh yang minim akses cahaya matahari serta kerap luput dari distribusi bantuan.
Baca juga : BAZNAS Alokasikan 10 Persen Kurban 2026 Untuk Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
“Dari situ muncul inspirasi program Kampung Tanpa Matahari, yakni wilayah urban dengan kerentanan tinggi yang sering absen dari penyaluran kurban konvensional,” ujarnya.
Dalam program Kurban Berkah Jakarta, Baznas Bazis DKI juga memfasilitasi warga Jakarta yang ingin berkurban agar distribusinya tepat sasaran di wilayah DKI.
Tersedia beberapa pilihan hewan kurban, mulai dari domba reguler berbobot 20-25 kilogram seharga Rp 2,299 juta, kambing terbaik 25-30 kilogram Rp 2,899 juta, hingga sapi berbobot 250-300 kilogram senilai Rp 19,999 juta.
“Ini sangat terjangkau. Tahun-tahun sebelumnya harga sapi bisa mencapai Rp 22 juta,” ujar Abubakar.
Tidak hanya itu, Baznas Bazis DKI juga menghadirkan program Kurban Berkah Pelosok Desa 3T untuk menyalurkan hewan kurban ke daerah yang sangat jarang melaksanakan penyembelihan hewan kurban.
Baca juga : Garis Batas Diperbaharui, 173 Hektare Wilayah Malaysia Masuk NKRI
“Kami ingin menyebarkan keberkahan dari Jakarta ke daerah terdepan, terluar dan tertinggal,” katanya.
Program lainnya adalah kurban kolaborasi bersama BUMD dan Korpri, yang melibatkan karyawan BUMD dan ASN Pemprov DKI Jakarta agar dampak sosialnya lebih masif.
Baznas Bazis DKI juga membuka program Kurban Palestina melalui kolaborasi resmi bersama Baznas RI untuk memfasilitasi warga Jakarta yang ingin menyalurkan kurban bagi masyarakat Palestina.
Selain kurban, Baznas Bazis DKI turut menghadirkan program Sedekah Daging bagi warga yang belum mampu membeli satu ekor hewan kurban secara utuh.
“Sedekah daging ini lebih inklusif. Masyarakat bisa ikut berbagi protein dengan nominal yang lebih terjangkau,” pungkas Abubakar.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya