Dark/Light Mode

Di Depan Ribuan Guru Besar, Prabowo Ingatkan Pentingnya Kerja Sama Antar-Elite

Jumat, 26 Juni 2026 22:38 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat membuka Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 serta Sarasehan Kebangsaan bersama 2.600 rektor, dekan, dan dosen di JCC, Jakarta, Jumat (26/6/2026). (Foto: Dok. Setkab)
Presiden Prabowo Subianto saat membuka Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 serta Sarasehan Kebangsaan bersama 2.600 rektor, dekan, dan dosen di JCC, Jakarta, Jumat (26/6/2026). (Foto: Dok. Setkab)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan pentingnya persatuan, kesatuan, serta kerja sama di antara para elite bangsa sebagai kunci agar Indonesia mampu mencapai kemajuan dan kesejahteraan.

Hal itu disampaikan Presiden Prabowo saat membuka Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 serta Sarasehan Kebangsaan bersama 2.600 rektor, dekan, dan dosen perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta se-Indonesia bertajuk "Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia" di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Di hadapan ribuan guru besar, ilmuwan, dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi, Prabowo mengatakan bahwa masing-masing boleh saja memiliki latar belakang yang berbeda, baik suku, agama, profesi, pengalaman, keahlian, maupun cara pandang.

Namun, di tengah berbagai perbedaan tersebut, ia mengingatkan pentingnya mencari titik-titik persamaan. Menurutnya, hal itu diperlukan agar seluruh elemen bangsa dapat bekerja sama mencapai tujuan bersama, yakni kemajuan bangsa dan optimalisasi potensi Indonesia.

Baca juga : Perkuat Gerakan Pilah Sampah, Pramono Tindak Tegas Pembuang Sampah ke Sungai

"Bangsa-bangsa yang elitenya bisa kerja sama, Itu bangsa yang bangkit. Bangsa yang elitenya selalu tidak bisa kerja sama, bangsa itu tidak bisa mencapai potensinya," jelas Prabowo.

Ia mengatakan pandangan tersebut berangkat dari pelajaran tentang sejarah dunia. Menurutnya, sejarah menunjukkan bahwa bangsa yang para elitenya terus terjebak dalam perpecahan akan sulit mencapai kemajuan.

Dalam hal ini, ia mencontohkan sejumlah konflik berkepanjangan di berbagai belahan dunia, seperti di Ukraina, Lebanon, dan kawasan Teluk Arab, yang salah satu faktor penyebabnya adalah kegagalan para elite di masing-masing wilayah untuk membangun kerja sama.

"Dari apa yang saya pelajari dari sejarah ribuan tahun, bangsa-bangsa yang elitenya bisa kerja sama, itu bangsa itu berhasil. Bangsa yang elitenya selalu tidak bisa kerja sama, bangsa itu tidak bisa mencapai potensinya. Ini sejarah mengajarkan sampai hari ini," tegasnya.

Baca juga : Kumpulkan Pimpinan Himbara, Prabowo Pastikan Ekonomi Indonesia Terus Membaik

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus bekerja sama demi pembangunan bangsa di tengah berbagai perbedaan. Menurutnya, hal tersebut menjadi sangat penting bagi Indonesia sebagai negara demokrasi, yang menempatkan kedaulatan rakyat sebagai prinsip utama.

Prabowo mengatakan, pasti akan selalu ada pihak yang puas maupun tidak puas terhadap hasil yang dicapai dalam demokrasi. Namun, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk menciptakan kegaduhan yang justru menghambat pembangunan.

"Kita mengerti, kita mungkin tidak puas, tapi alternatifnya apa? Apa kita mau gaduh? Habis tiap pemilihan gaduh, yang kalah ribut. Kapan kita mau menuju kesejahteraan untuk rakyat kita? Bukankah itu kewajiban kita sebagai anak bangsa?" katanya.

Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat, termasuk kalangan perguruan tinggi, untuk kembali merenungkan makna demokrasi dan mengesampingkan berbagai perbedaan demi mencapai kemajuan bangsa.

Baca juga : Nur Alam Gabung PSI, IPO Ingatkan Pentingnya Rekam Jejak Kader

"Jadi Saudara-saudara, saya kira kita perlu untuk merenungkan masalah bernegara," ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.