Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kapolri Tinjau Pabrik Pupuk Batu Bara Di Kampar, Lepas 80 Ton untuk Petani
Rabu, 8 Juli 2026 19:48 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau operasional pabrik pupuk batu bara milik PT Bursa Tani Futura Andyta di Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (8/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, Kapolri juga melepas distribusi 80 ton pupuk batu bara Futuraplus Presisi kepada kelompok tani di Provinsi Riau sebagai dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
Kunjungan itu merupakan bagian dari upaya Polri memperkuat sektor pertanian melalui pemanfaatan inovasi teknologi sekaligus mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menyaksikan penyerahan bantuan pupuk secara simbolis kepada lima perwakilan kelompok tani di Riau. Bantuan merupakan hasil sinergi Polri dengan PT Bursa Tani Futura Andyta untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
Kelompok tani penerima bantuan berasal dari Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Pelalawan, Kecamatan Tambang di Kabupaten Kampar, Kabupaten Kampar, dan Kabupaten Siak. Pupuk tersebut diharapkan dapat meningkatkan hasil panen sekaligus menjadi contoh penerapan inovasi pemupukan di daerah masing-masing.
Baca juga : Mendagri Bantah Isu Dua Desa Di Kaltara Masuk Malaysia
Momen utama dalam kegiatan itu adalah pelepasan distribusi 80 ton pupuk batu bara Futuraplus Presisi menuju kelompok tani di berbagai wilayah Riau.
Jumlah 80 ton dipilih sebagai simbol peringatan 80 Tahun Polri untuk Masyarakat sekaligus mencerminkan komitmen Polri dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk melalui dukungan terhadap sektor pertanian.
Distribusi bantuan tersebut diharapkan memperluas akses petani terhadap pupuk berkualitas sehingga mampu meningkatkan produktivitas lahan, menekan biaya produksi, serta menghasilkan panen yang lebih baik.
Kerja sama Polri dengan PT Bursa Tani Futura Andyta juga diwujudkan melalui pengembangan pupuk batu bara Futuraplus Presisi, yang diformulasikan sesuai kebutuhan kelompok tani binaan Polri. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi pemerintah, aparat, dunia usaha, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Baca juga : Tolak Angin & Kuku Bima Gelar Operasi Katarak Gratis Untuk 100 Mata di Cirebon
Selain memenuhi kebutuhan dalam negeri, PT Bursa Tani Futura Andyta juga telah memperluas usahanya ke pasar internasional. Perusahaan ini memiliki fasilitas produksi di Zimbabwe dan Nigeria, sementara produknya telah diekspor ke Amerika Serikat, Nigeria, Zimbabwe, dan Botswana.
Capaian tersebut menunjukkan inovasi pupuk karya anak bangsa mampu bersaing di pasar global sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam pengembangan teknologi pertanian.
Peninjauan Kapolri ke pabrik tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan industri nasional yang memanfaatkan batu bara berkalori rendah sebagai bahan baku pupuk. Inovasi tersebut dinilai mampu memberikan nilai tambah bagi komoditas nasional sekaligus menghadirkan solusi untuk meningkatkan kualitas tanah dan produktivitas pertanian.
Melalui penyerahan bantuan dan pelepasan distribusi 80 ton pupuk batu bara kepada kelompok tani di Riau, Polri menegaskan komitmennya mendukung agenda strategis pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan.
Baca juga : Pulang dari Singapura, Buron Kasus Penipuan Batu Bara Diringkus Kejagung
Polri menilai kehadirannya tidak hanya diwujudkan melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui kolaborasi lintas sektor yang memberikan manfaat langsung bagi petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan nasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya