Dark/Light Mode

Buka Munas IV PISPI

Menteri PPN Tegaskan Swasembada Pangan Fondasi Transformasi Ekonomi Nasional

Minggu, 19 Juli 2026 14:50 WIB
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) sekaligus Kepala Bappenas Prof. Rachmat Pambudy menyampaikan keynote speech sekaligus membuka Musyawarah Nasional (Munas) IV Perhimpunan Insinyur dan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) Tahun 2026 di Hotel Artotel Senayan, Jakarta, Sabtu (17/7/2026). Foto: PISPI
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) sekaligus Kepala Bappenas Prof. Rachmat Pambudy menyampaikan keynote speech sekaligus membuka Musyawarah Nasional (Munas) IV Perhimpunan Insinyur dan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) Tahun 2026 di Hotel Artotel Senayan, Jakarta, Sabtu (17/7/2026). Foto: PISPI

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) sekaligus Kepala Bappenas Prof. Rachmat Pambudy menyampaikan keynote speech sekaligus membuka Musyawarah Nasional (Munas) IV Perhimpunan Insinyur dan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) Tahun 2026 di Hotel Artotel Senayan, Jakarta, Sabtu (17/7/2026).

Munas IV PISPI tahun ini mengangkat tema 'Swasembada Pangan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045'. Dalam paparannya, Prof Rachmat menegaskan bahwa swasembada pangan merupakan fondasi utama dalam mewujudkan transformasi ekonomi nasional.

Dijelaskan bahwa Indonesia akan menghadapi peningkatan jumlah penduduk hingga sekitar 324 juta jiwa pada tahun 2045, dengan mayoritas berada pada usia produktif.

Baca juga : Percepat Pemulihan Aceh, Kementerian PU Tuntaskan Jembatan Pantai Dona

"Sehingga kondisi tersebut menuntut peningkatan produktivitas pertanian, penguatan kualitas sumber daya manusia, serta penciptaan lapangan kerja yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional," ujarnya.

Antara lain melalui transformasi sektor pertanian yang didorong penerapan smart agriculture, digitalisasi data pangan, mekanisasi, biofortifikasi, serta penguatan riset dan inovasi.

Dalam hal ini PISPI diharapkan bisa berperan aktif apalagi organisasi ini telah melakukan rebranding organisasi dengan logo baru, mesti semakin terasa kiprah dan kontribusinya. "Presiden Prabowo sangat berpihak pada sektor pertanian. Ini semakin ditegaskan dan untuk pertamakalinya dalam sejarah ada Menteri Koordinator bidang Pangan," ujarnya.

Baca juga : Bendungan Sidan Perkuat Irigasi 9.598 Hektare, Dukung Swasembada Pangan Di Bali

Hal Ini, menurut dia, menjadi momentum penting bagi PISPI untuk hadir dan berperan nyata menjadi bagian dari solusi. PISPI merupakan organisasi profesi yang menghimpun para intelektual, akademisi, peneliti, dan praktisi pertanian.

Organisasi ini berfungsi sebagai wadah untuk menghimpun gagasan, riset, dan inovasi guna mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional Pendiri dan ketua umum pertama PISPI adalah Prof. Dr. Arif Satria, yang saat ini menempati posisi strategis sebagai Kepala BRIN dan Dewan Pakar PISPI Prof. Dr. Rachmat Pambudy, MS yang menjadi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas.

Sekjen PISPI Demisioner, Kamhar Lakumani, mengatakan Munas IV ini dilaksanakan secara hybrid dan dihadiri para pendiri, pengurus pusat dan pengurus wilayah dari 18 provinsi yang mengikuti secara langsung, selebihnya melalui daring.

Baca juga : Road to Kongres II, Prananda Surya Paloh Dorong Transformasi Garda Pemuda NasDem

Setelah menerima laporan pertanggung jawaban pengurus yang disampaikan Koordinator Presidium Dr. Ir. Agus Ambo Djiwa didampingi Sekjen Kamhar Lakumani pada Munas ini juga menetapkan Prof. Dr. Achmad Tjahya Nugraha, yang saat ini menjadi Kepala Sekretariat Kantor Staf Presiden (KSP) sebagai Ketua Umum periode 2026-2031 secara aklamasi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.