Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Alumni Beasiswa BAZNAS Bertransformasi Dari Mustahik Menjadi Muzaki
Selasa, 4 Agustus 2026 17:37 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Program Beasiswa Cendekia BAZNAS kembali menunjukkan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Salah satu alumninya, Musa Habib, berhasil meniti karier sebagai Quality Control di PT Jhonlin Agro Raya Biodiesel Plant Tbk.
Keberhasilan Musa tidak hanya mengantarkannya pada karier profesional, tetapi juga menjadikannya mampu menunaikan zakat sebagai seorang muzaki.
Musa merupakan lulusan Program Studi S1 Kimia Universitas Lambung Mangkurat sekaligus penerima manfaat Beasiswa Cendekia BAZNAS.
Dukungan beasiswa yang diterimanya membantu menyelesaikan pendidikan tinggi sekaligus mengembangkan kapasitas diri hingga mampu bersaing di industri biodiesel.
Pimpinan BAZNAS Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad menyampaikan rasa bangga atas pencapaian Musa. Kata Idy, Musa mencerminkan keberhasilan program pemberdayaan BAZNAS melalui sektor pendidikan.
Baca juga : BAZNAS Salurkan Bantuan Darurat Bagi Korban Kebakaran Di Sukabumi
"Alhamdulillah, Program Beasiswa Cendekia BAZNAS kembali berhasil melahirkan muzaki baru. Kebahagiaan ini bukan hanya milik Musa, tetapi juga seluruh muzaki yang telah mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS untuk membantu para mustahik meraih masa depan yang lebih baik," ujar Idy, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (4/8/2026).
Menurut Idy, pendidikan merupakan salah satu instrumen paling efektif dalam memutus rantai kemiskinan. Melalui program beasiswa, mahasiswa dari keluarga kurang mampu memperoleh kesempatan mengembangkan kemampuan akademik maupun keterampilan yang menjadi bekal memasuki dunia kerja.
"Ketika seorang mustahik yang sebelumnya menerima manfaat zakat kemudian mampu mandiri secara ekonomi dan bahkan menjadi muzaki, di situlah kita melihat keberhasilan nyata dari proses pemberdayaan. Inilah tujuan utama pengelolaan zakat, yakni mengubah penerima manfaat menjadi pihak yang mampu memberi manfaat kepada sesama," katanya.
Idy menambahkan, kisah Musa menunjukkan bahwa pengelolaan zakat yang tepat sasaran mampu memberikan dampak jangka panjang.
Zakat tidak hanya membantu menyelesaikan persoalan biaya pendidikan, tetapi juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan sehingga penerima manfaat dapat berkontribusi kembali melalui zakat.
Baca juga : BAZNAS Hadirkan Layanan Kesehatan Bagi Peserta Zikir Dan Doa Kebangsaan
Karena itu, BAZNAS akan terus memperkuat Program Beasiswa Cendekia sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi generasi muda dari keluarga kurang mampu agar mampu meraih pendidikan berkualitas dan meningkatkan daya saing di dunia kerja.
Sementara itu, Musa Habib mengaku sangat bersyukur atas kesempatan yang diberikan BAZNAS melalui Program Beasiswa Cendekia. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi titik balik yang mengubah perjalanan hidupnya.
"Alhamdulillah, saat ini saya telah bekerja sebagai Quality Control di PT Jhonlin Agro Raya Biodiesel Plant Tbk. Tugas saya memastikan seluruh proses produksi biodiesel berjalan sesuai standar, mulai dari pengujian bahan baku seperti kadar Free Fatty Acid (FFA) pada minyak sawit, mengawal proses reaksi kimia di pabrik, hingga menguji produk akhir (Fatty Acid Methyl Ester/FAME) agar memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan regulasi yang berlaku," jelas Musa.
Dia mengaku bersyukur karena kini dapat menunaikan zakat dari penghasilan yang diperolehnya.
"Saya juga bersyukur sekarang dapat menunaikan zakat sebagai seorang muzaki. Bagi saya, perjalanan ini bukan hanya tentang mendapatkan pekerjaan, tetapi juga membuktikan bahwa kesempatan, pendidikan, dan kerja keras mampu mengubah kehidupan," tuturnya.
Baca juga : BAZNAS Ajak Umat Pererat Persatuan Melalui Gerakan Zakat
Musa turut menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS dan para muzaki yang telah mendukung keberlangsungan Program Beasiswa Cendekia.
"Saya berharap Program Beasiswa Cendekia BAZNAS terus dikembangkan dan diperluas agar semakin banyak mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan berkualitas dan meraih masa depan yang lebih baik," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya