Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Profil Jay Herdman, Putra Pelatih Timnas yang Jadi Andalan Baru Bali United
- Barcelona Tutup Pramusim dengan Gelar Joan Gamper Trophy 2026
- Fitrah Maulana Bangga Bawa Persib Juara Dewata Challenge Series
- STY Puji Perkembangan Persija Usai Laga Uji Coba Di Thailand
- Gabung Klub Arab Saudi, Kakak Pemain Persib Dibanderol Rp1,4 T
BAZNAS Gandeng Direktorat Kebudayaan UI Bangun Ekosistem Zakat Bagi Pekerja Seni
Kamis, 13 Agustus 2026 09:35 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Direktorat Kebudayaan Universitas Indonesia (UI) mendorong terbentuknya ekosistem zakat di kalangan pekerja seni.
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat kesejahteraan pekerja seni yang tergolong mustahik, melalui program pemberdayaan ekonomi.
Pimpinan BAZNAS Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi, Syarifuddin menyambut baik rencana kolaborasi dengan Direktorat Kebudayaan UI.
Menurut Syarifuddin, kerja sama berbasis komunitas pekerja seni menjadi model baru yang mengintegrasikan pengumpulan zakat dengan pemberdayaan ekonomi.
Baca juga : BAZNAS dan CIDE Jajaki Kerja Sama Bangun Pusat Komunitas Muslim Sydney
"Mengenai model kerja sama, kita bisa mengarahkannya pada aspek pengumpulan zakat. Pada pelaksanaan pertunjukan seni, kita dapat berkolaborasi melalui program donasi atau amal (charity) yang terhubung dengan BAZNAS," kata Syarifuddin dalam audiensi BAZNAS dengan Direktorat Kebudayaan UI di Gedung BAZNAS, Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Ia mengatakan, Direktorat Kebudayaan UI tidak harus membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) khusus. Sebagai alternatif, dapat disiapkan rekening bersama. Sementara, BAZNAS menyediakan kanal pembayaran zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
"Terkait kerja sama dengan pekerja seni, kita dapat menyiapkan skema khusus. Direktorat Kebudayaan UI tidak perlu membentuk UPZ khusus, melainkan cukup menyiapkan rekening bersama dan BAZNAS akan menyediakan kanal pembayaran ZIS," jelasnya.
Menurut Syarifuddin, skema tersebut dapat memudahkan pengelolaan sekaligus memastikan arus dana dapat dipantau secara transparan.
Baca juga : Ketua BAZNAS: PUSDAI Jabar Harus Jadi Motor Penggerak Umat
Dana yang terkumpul melalui donasi atau kegiatan amal selanjutnya dapat dialokasikan untuk mendukung kesejahteraan pekerja seni. Ia menegaskan, setiap program BAZNAS harus tetap mengacu pada delapan golongan atau asnaf penerima zakat.
Karena itu, apabila terdapat pekerja seni yang masuk dalam kategori mustahik, BAZNAS memiliki kepentingan untuk memberikan dukungan sekaligus mendorong kemandirian mereka.
Dalam pemberdayaan ekonomi, BAZNAS memiliki sejumlah program produktif. Di antaranya ZMart dan ZChicken. Program tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi penerima manfaat.
"Langkah ini sangat tepat karena BAZNAS telah memiliki banyak praktik baik (best practices) terkait pemberdayaan melalui katalog program yang siap disesuaikan dengan kebutuhan," jelas Syarifuddin.
Baca juga : BAZNAS-Ruang Amal Indonesia Bekali Keterampilan Siap Kerja 50 Dhuafa Di Kendal
Selain pemberdayaan ekonomi, Syarifuddin menilai pekerja seni dan budaya memiliki peran strategis dalam menjaga karakter dan identitas bangsa. Menurutnya, keberadaan pekerja seni merupakan bagian penting dalam mempertahankan dan mengembangkan kebudayaan Indonesia.
Sementara itu, Direktur Kebudayaan UI, Ngatawi Al-Zastrouw mengatakan, komunitas pekerja seni memiliki potensi yang beragam.
Di satu sisi terdapat seniman yang membutuhkan dukungan sebagai mustahik, sementara di sisi lain terdapat pekerja seni yang memiliki kemampuan untuk menunaikan zakat sebagai muzaki.
"Di kalangan seniman ini banyak yang berpotensi menjadi muzaki, namun tidak sedikit pula yang menjadi mustahik. Melalui kolaborasi dengan BAZNAS, kita ingin mewujudkan program dari seniman untuk seniman yang dikelola secara profesional dan sistematis," pungkas Zastrouw.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya