Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Persita Pastikan Ikut Indonesia Women’s League 2026/27
- Prioritas Pemerintah Usai Gempa NTT: Aktifkan Posko Hingga Penyelamatan Korban
- Persijap Tunjuk Juan Cortes sebagai Pelatih Kepala
- Man United Keok dari AC Milan di Laga Pramusim 2026/27
- Gempa M5,9 Guncang Teluk Tomini Sulawesi Tengah, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Menteri PU Bergerak Ke NTT, Bawa 80 Ribu Paket Sembako Presiden
Sabtu, 15 Agustus 2026 18:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo bergerak menuju Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memastikan penanganan dampak gempa bumi di Pulau Flores berjalan cepat dan terpadu.
Dody dijadwalkan berangkat bersama sejumlah menteri dan pimpinan lembaga menggunakan pesawat Boeing 737 TNI Angkatan Udara dari Lanud Halim Perdanakusuma menuju Labuan Bajo, Sabtu (15/8/2026) malam.
Rombongan tersebut membawa amanah bantuan Presiden Prabowo Subianto berupa 50.000 paket sembako untuk masyarakat terdampak gempa. Bantuan akan disalurkan melalui Maumere, NTT.
Turut dalam rombongan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Wakil Menteri Kesehatan, Wakil Menteri Sosial, serta perwakilan PLN, Telkom dan Pertamina.
Kehadiran lintas kementerian dan lembaga ini untuk mempercepat penanganan kebutuhan masyarakat sekaligus memulihkan layanan dasar di wilayah terdampak gempa.
Baca juga : Prabowo Kirim 50 Ribu Paket Sembako Untuk Korban Gempa NTT
Sebelum berangkat, Dody telah menginstruksikan jajaran balai di wilayah NTT untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memberikan dukungan penuh dalam penanganan pascabencana.
“Kesiapan personel, alat berat, serta koordinasi dengan pemerintah daerah menjadi bagian penting untuk memastikan infrastruktur yang terdampak dapat segera dipulihkan,” kata Dody.
Di sektor infrastruktur jalan, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT sejak pagi melakukan pemantauan dan penanganan terhadap sejumlah titik longsoran di ruas jalan nasional.
Berdasarkan laporan sementara, longsoran ditemukan di tiga ruas. Rinciannya, tiga titik di ruas Ruteng-Km 210, satu titik di Km 210-Batas Kabupaten Manggarai, serta delapan titik di ruas Aegela-Batas Kota Ende.
Untuk menjaga akses jalan tetap berfungsi, Kementerian PU telah mengerahkan sejumlah alat berat, termasuk loader dan excavator ke lokasi penanganan.
Baca juga : Prioritas Pemerintah Usai Gempa NTT: Aktifkan Posko Hingga Penyelamatan Korban
Selain jalan, Kementerian PU juga memeriksa kondisi infrastruktur sumber daya air di wilayah terdampak. Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara II melakukan pemeriksaan terhadap Bendungan Napungete dan Bendungan Waerita di Kabupaten Sikka serta Bendungan Mbay di Kabupaten Nagekeo.
Hasil pemeriksaan visual menunjukkan kondisi ketiga bendungan tersebut masih baik. Namun, pemeriksaan lebih detail masih dilakukan untuk memastikan kondisi struktur dan komponen pendukung setelah gempa.
BWS Nusa Tenggara II juga menangani dampak gempa pada Bendung dan jaringan Daerah Irigasi (DI) Waelaku di Kabupaten Manggarai Timur.
Dari pemeriksaan awal, ditemukan kerusakan ringan pada bendung serta longsoran yang menutupi saluran sekunder. Penanganan dilakukan untuk memastikan jaringan irigasi dapat kembali berfungsi.
Kementerian PU terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB dan unsur terkait lainnya dalam menangani dampak gempa. Pendataan dan verifikasi terhadap kondisi jalan, jembatan, infrastruktur sumber daya air, serta fasilitas publik lainnya masih berlangsung.
Baca juga : Kementerian PU Kerahkan Alat Berat Bersihkan Longsoran Pasca Gempa NTT
Gempa bumi mengguncang wilayah NTT pada Sabtu sekitar pukul 04.58 WIB dengan kekuatan magnitudo 7,7. Pusat gempa berada sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada kedalaman 10 kilometer.
Gempa tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami. Namun, BMKG mengakhiri peringatan tersebut pada pukul 09.00 WITA setelah tidak terpantau adanya tsunami.
Sejumlah wilayah dilaporkan terdampak, antara lain Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Nagekeo, dan Sikka.
Pemerintah masih melakukan verifikasi terhadap dampak gempa, baik terhadap masyarakat maupun infrastruktur. Penanganan dilakukan secara bertahap sesuai hasil asesmen di lapangan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya