Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Tim Hukum Febrie: Jawaban Polri dan Kejagung Perkuat Praperadilan
- Rapat 4 Jam di BPKP, Hashim & Ara Bahas Pembentukan Tim Kawal Investasi Qatar
- Tahan Suku Bunga Di 5,75%, BI Fokus Jaga Stabilitas Rupiah
- Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair Digagalkan, MMB: Kado Indah HUT Kemerdekaan
- Juara Dewata Series, Igor Tolic Puji Mentalitas Skuad Persib
Polri Raih Rekor MURI Penanaman Bawang Putih Serentak Di Lahan Terluas
Rabu, 19 Agustus 2026 12:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Polri mencatatkan prestasi dalam upaya mendukung percepatan swasembada bawang putih nasional. Penanaman bawang putih serentak di lahan seluas 279,53 hektare yang tersebar di 59 Polres pada 14 Polda meraih Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk “Penanaman Bawang Putih secara Serentak di Lahan Terluas”.
Penanaman serentak tersebut dipusatkan di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (19/8/2026). Kegiatan menjadi bagian dari rangkaian penanaman serentak, panen raya bawang putih, serta groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri.
Kegiatan dihadiri Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Ketua Komisi IV DPR RI, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Pertanian, jajaran kementerian/lembaga terkait, PJU Mabes Polri, Forkopimda NTB, kelompok tani, serta masyarakat.
Kapolri menegaskan, Rekor MURI tersebut bukan sekadar pencapaian administratif, tetapi momentum untuk memperkuat gerakan bersama meningkatkan produksi bawang putih dalam negeri.
Hal itu dinilai penting karena sekitar 90-95 persen kebutuhan bawang putih nasional masih dipenuhi melalui impor. Sementara produksi bawang putih dalam negeri baru berkisar 39-40 ribu ton per tahun, sedangkan kebutuhan nasional telah mencapai lebih dari 600 ribu ton per tahun.
Karena itu, Polri berkomitmen mendukung target Presiden untuk mewujudkan swasembada bawang putih dalam tiga tahun ke depan. Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, kelompok tani, dan mitra strategis.
Baca juga : Polri Tanam Bawang Putih Serentak di 14 Polda, Potensi Panen 2.795 Ton
Dari target lahan seluas 4.840 hektare yang diberikan Kementerian Pertanian, hingga kini sebanyak 2.593,1 hektare telah terverifikasi. Lahan tersebut tersebar di 17 Polda dan 66 Polres.
Dari lahan terverifikasi tersebut, 927,6 hektare telah ditanami dengan melibatkan 117 kelompok tani dan 2.257 petani.
Khusus penanaman serentak pada Rabu (19/8), sebanyak 110 kelompok tani yang beranggotakan 2.174 petani menggarap lahan seluas 279,53 hektare. Penanaman itu diproyeksikan menghasilkan sekitar 2.795 ton bawang putih.
Panen 1.050 Ton di Sembalun
Selain penanaman serentak, di Sembalun juga digelar panen raya bawang putih pada lahan seluas 105 hektare.
Panen tersebut melibatkan sembilan kelompok tani dengan 287 petani dan memiliki potensi produksi mencapai 1.050 ton bawang putih.
Baca juga : Dukung Swasembada Bawang Putih, Polri Tanam Serentak Di 14 Polda
Penguatan sektor hulu juga dilakukan melalui penyerahan alat dan mesin pertanian serta sarana produksi kepada kelompok tani.
Bantuan tersebut antara lain 90 unit hand tractor, satu unit traktor roda empat, 24 unit pompa air, serta 17 ton pupuk Phonska Nitroku yang berasal dari Polri, Kementerian Pertanian, dan PT Pupuk Indonesia.
Sementara di sisi hilir, dilakukan groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri di atas lahan seluas 1.013 meter persegi yang dihibahkan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.
Gudang tersebut memiliki luas bangunan 250 meter persegi dengan kapasitas penyimpanan mencapai 300 ton. Pembangunannya didukung anggaran sebesar Rp1,4 miliar dari Pemerintah Provinsi NTB.
Keberadaan gudang tersebut dipersiapkan untuk mendukung pengelolaan pascapanen sekaligus menjaga kualitas bawang putih sebelum diserap dan didistribusikan.
Selanjutnya, hasil panen akan diserap Bulog untuk memenuhi kebutuhan bibit yang akan ditanam kembali. Dengan demikian, peningkatan produksi diharapkan berjalan beriringan dengan kepastian pasar bagi petani.
Baca juga : Amankan Demo Mahasiswa, Polisi Tidak Bawa Senjata
Ekosistem Pertanian Harus Diperkuat
Ketua Komisi IV DPR RI mengapresiasi langkah Polri dan Kementerian Pertanian dalam mendukung swasembada pangan. Apresiasi juga diberikan kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan yang mengoordinasikan berbagai kementerian dan lembaga.
Menurutnya, penanaman serentak harus menjadi awal gerakan yang konsisten dan berkelanjutan.
Swasembada bawang putih tidak cukup hanya dengan memperluas lahan dan meningkatkan produksi. Upaya tersebut harus diikuti dengan pembangunan ekosistem pertanian yang kuat, kepastian penyerapan hasil panen, tata niaga yang sehat, serta peningkatan kesejahteraan petani.
Melalui pencapaian Rekor MURI tersebut, Polri berharap kolaborasi antarpemangku kepentingan semakin kuat untuk meningkatkan produksi bawang putih nasional.
Langkah itu sekaligus diarahkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor dan mempercepat terwujudnya swasembada bawang putih Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya