Dark/Light Mode

Jurus KDM Bantu Korban Gempa NTT: Galang Dana Rp 4 M, Kerahkan 20 Personel BPBD

Kamis, 20 Agustus 2026 18:19 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Foto: Pemprov Jabar)
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Foto: Pemprov Jabar)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) bersama jajaran terkait dan kalangan pengusaha berhasil mengumpulkan dana kemanusiaan senilai Rp 4 miliar, untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Penggalangan dana tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) dalam rapat koordinasi bersama unsur Pemprov Jabar, Baznas Jawa Barat, Bank BJB, Kwarda Pramuka Jabar, Kadin Jabar, Apindo Jabar, serta pelaku usaha sektor properti.

KDM menegaskan pentingnya sikap saling membantu antardaerah, tanpa memandang batas administratif. Menurutnya, kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah merupakan kewajiban moral seluruh elemen masyarakat.

Baca juga : Update Gempa NTT: Korban Jiwa 75, Jumlah Pengungsi Bertambah 33.088

“Meskipun lokasi bencana berada di luar Provinsi Jawa Barat, kita hidup harus saling membantu. Prinsip orang yang sedang kesusahan, ditengok saja sudah menjadi kebahagiaan, apalagi jika dibawakan bantuan,” ujar KDM.

Melansir situs resmi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat, rincian sumber dana bantuan sebesar Rp 4 miliar itu terdiri dari ASN Pemprov Jawa Barat Rp 400 juta, Kwarda Gerakan Pramuka Jabar Rp 100 juta, Gubernur Jawa Barat (pribadi) Rp 600 juta, Baznas Jawa Barat Rp 1 miliar (sumber zakat ASN dan BUMD Jabar), Bank BJB (BJB Peduli) Rp 1 miliar, Kadin Jawa Barat Rp 200 juta, Apindo Jawa Barat Rp 500 juta, PT Buana Kasiti Rp100 juta, dan sumbangan perorangan/tambahan rapat Rp 100 juta.

Mekanisme Belanja Bantuan

Baca juga : BNPB: Total Gempa Susulan NTT Tembus 3.752, Magnitudo Terbesar 6,2

Untuk efektivitas distribusi, Pemprov Jabar menerapkan skema bantuan tunai dengan membeli kebutuhan pokok masyarakat secara langsung di lokasi terdekat dari area terdampak, seperti di pasar rakyat kawasan Labuan Bajo dan wilayah sekitarnya. Strategi ini dipilih agar proses penyaluran logistik berlangsung lebih cepat dan dapat menghidupkan perekonomian lokal.

“Kita prioritaskan belanja kebutuhan di lokasi terdekat, agar penyaluran cepat sampai dan tidak terhambat pengiriman dari luar daerah. Bantuan difokuskan ke wilayah yang membutuhkan, seperti Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur,” jelas KDM.

Relawan Gabungan Dikerahkan

Baca juga : BSMI Tembus Pelosok Ende, Bawa Bantuan Untuk Korban Gempa NTT

Tak hanya bantuan dana, Pemprov Jabar juga menerjunkan tim relawan gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat dan Kwarda Pramuka Jabar. Sebanyak 20 personel BPBD Jawa Barat diberangkatkan ke lokasi bencana untuk mendukung operasi pertolongan dan penyaluran bantuan di lapangan. 

Seluruh personel yang bertugas dibekali uang operasional tunai yang mencukupi, demi mendukung kelancaran tugas kemanusiaan di pelosok. Personel diminta menjangkau wilayah pelosok yang sulit diakses dan tidak hanya berfokus pada titik-titik utama di pinggir jalan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.