Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Timnas Putri U-17: Dari Clairefontaine Prancis hingga Panggung Internasional
- KPK Ungkap Rektor Unsoed di-OTT di Jakarta
- Kasus Bappenda Kabupaten Bogor, KPK Sita Duit Rp 1,5 M
- KPK Usut Dugaan Pemotongan Upah Pungut di Bappenda Kabupaten Bogor
- KPK: Calon Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unsoed Dimintai Ratusan Juta Rupiah
Wapres Minta SMAN 2 Sambi Rampas Yang Roboh Akibat Gempa Segera Diperbaiki
Jumat, 21 Agustus 2026 21:13 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau kondisi SMAN 2 Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (21/8/2026). Kunjungan tersebut untuk memastikan pemulihan fasilitas pendidikan terdampak gempa berjalan cepat dan tepat sasaran.
Dalam peninjauan tersebut, Wapres menekankan pentingnya mempercepat perbaikan fasilitas pendidikan. Langkah itu dimulai dengan mengidentifikasi dan mengklasifikasikan tingkat kerusakan setiap bangunan agar penanganannya dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
Wapres juga meminta aspek keselamatan menjadi pertimbangan utama. Sekolah yang bangunannya tidak memungkinkan untuk digunakan perlu mendapatkan prioritas penanganan, termasuk melalui penyediaan ruang belajar sementara atau sekolah darurat.
Manggarai Timur menjadi salah satu wilayah dengan jumlah kerusakan fasilitas pendidikan cukup banyak akibat gempa. Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 265 fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan sesuai tingkat kerusakannya.
Baca juga : Muhammadiyah Salurkan Infak Salat Jumat untuk Bantu Korban Gempa NTT
Di SMAN 2 Sambi Rampas, kerusakan terlihat pada sejumlah bangunan sekolah. Gedung A dan Gedung C yang terdiri atas beberapa ruang kelas mengalami kerusakan pada bagian tembok dinding. Sementara itu, Gedung B yang terdiri atas dua ruang kelas mengalami kerusakan parah hingga bangunannya roboh.
Kerusakan juga terjadi pada perpustakaan. Bagian plafon mengalami kerusakan dan roboh, sedangkan lantai mengalami keretakan.
Sejumlah ruangan kantor, seperti ruang guru, ruang tata usaha, ruang sarana dan prasarana, serta ruang kepala sekolah, turut terdampak. Kondisi dinding pada sejumlah ruangan tersebut terlihat miring akibat guncangan gempa.
Akibat kerusakan tersebut, kegiatan belajar mengajar di SMAN 2 Sambi Rampas dihentikan sementara hingga 28 Agustus 2026.
Baca juga : Shopee Peduli Kumpulkan Donasi Rp 150 Juta Pemulihan Bencana Gempa Bumi di NTT
SMAN 2 Sambi Rampas memiliki 31 guru dan 147 siswa yang terdiri dari kelas X, XI, dan XII.
Wapres menekankan, penghentian kegiatan belajar mengajar tidak boleh membuat siswa kehilangan hak memperoleh pendidikan. Karena itu, langkah pemulihan perlu segera dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan siswa dan tenaga pendidik.
Selain SMAN 2 Sambi Rampas, Wapres dalam rangkaian kunjungannya di Manggarai Timur juga meninjau sejumlah lokasi terdampak bencana dan posko pengungsian.
Wapres mengunjungi Posko Pengungsi Waso di Kecamatan Lamba Leda Utara. Selanjutnya, Wapres meninjau sejumlah lokasi di Kecamatan Sambi Rampas, yakni Posko Pengungsi Pota, Paci Panda, Temba Lajar, dan Kampung Telage.
Baca juga : Pastikan Bantuan Menjangkau Semua Titik, Wapres Kunjungi Pengungsi di Manggarai
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus memastikan penanganan pascabencana berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.
Pemerintah memastikan penanganan dilakukan secara terkoordinasi agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari. Pemulihan fasilitas pendidikan menjadi salah satu perhatian karena anak-anak harus tetap mendapatkan hak belajar dalam kondisi aman dan layak.
Kehadiran Wapres di tengah masyarakat terdampak juga menjadi bagian dari upaya memastikan negara hadir dalam penanganan bencana. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas, sementara kebutuhan warga terdampak terus dipenuhi selama proses pemulihan berlangsung.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya