Dark/Light Mode

BNPB Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Relawan Gempa NTT Ahmad Zaki

Sabtu, 22 Agustus 2026 19:19 WIB
Founder Gerak Bareng, Ahmad Zaki bin Ali Hamzah meninggal dunia saat menjalankan misi kemanusiaan membantu korban gempa NTT, Jumat (21/8/2026). (Foto: IG @ayogerakbareng)
Founder Gerak Bareng, Ahmad Zaki bin Ali Hamzah meninggal dunia saat menjalankan misi kemanusiaan membantu korban gempa NTT, Jumat (21/8/2026). (Foto: IG @ayogerakbareng)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) turut berduka cita atas wafatnya relawan gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) sekaligus pendiri lembaga filantropi kemanusiaan Gerak Bareng, Ahmad Zaki bin Ali Hamzah (41).

Ahmad Zaki wafat pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 16.04 WITA di Posko Damer, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, NTT.

Baca juga : 6 Provinsi di Kalimantan & Sumatera Jadi Prioritas Penanganan Karhutla

“Pemerintah menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Bapak Ahmad Zaki bin Ali Hamzah selaku founder Yayasan Gerak Bareng, seorang relawan kemanusiaan yang meninggal dunia saat menjalankan misi membantu masyarakat terdampak gempa bumi,” kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan (Kapusdatin) BNPB Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers, Sabtu (22/8/2026).

“Pemerintah menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang sebesar-besarnya atas keberanian, dedikasi, dan pengabdian almarhum dalam misi kemanusiaan. Kepada istri, anak, dan keluarga almarhum yang ditinggalkan, semoga senantiasa diberikan ketabahan dan keikhlasan,” imbuhnya.

Baca juga : Update Gempa M7,7 NTT: Total Korban Jiwa 83, Pengungsi 110.875

Melansir akun Instagram @ayogerakbareng, jenazah Ahmad Zaki dimakamkan di TPU Sukabumi Selatan yang beralamat di Jl. Al Falah 2, RT. 008/RW. 006, Kelurahan Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Sabtu (22/8/2026) pukul 20.00 WIB. 

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.