Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gelar Apel, Kapolres Bogor Antisipasi Potensi Gesekan Suporter Persija-Persib
- Gempa M5,9 Guncang Kepulauan Seribu Jakarta, Getaran Terasa Hingga Mentawai
- BNPB Laporkan Karhutla Di 4 Daerah, 7,6 Hektare Lahan Terbakar
- Tutup KPPD IV, Gubernur Lemhannas: Kepala Daerah Perlu Berwawasan Global
- TNI Perkuat Penanganan Karhutla dan Bencana, Tuai Apresiasi di Medsos
Mandiri Anggaran, BP Batam Optimalkan PNBP Rp 2,4 Triliun di 2027
Rabu, 2 September 2026 18:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Pengusahaan (BP) Batam menegaskan komitmennya untuk mendorong kemandirian pembiayaan pembangunan kawasan tanpa bergantung pada tambahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pada Rencana Anggaran Tahun 2027, BP Batam siap mendanai kebutuhan pembangunan sebesar Rp 2,4 triliun secara mandiri melalui optimalisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Sikap tersebut disampaikan jajaran pimpinan BP Batam, Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI.
Keputusan ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral dan fiskal guna mendukung prioritas pembangunan nasional. Dengan membiayai pembangunan secara mandiri, alokasi APBN dapat dialihkan untuk membantu daerah lain yang lebih membutuhkan, seperti wilayah terdampak bencana atau krisis kemanusiaan.
Baca juga : Kemenperin Butuh Rp 452 M Untuk Cetak Wirausaha Industri Baru
“Batam tidak menolak APBN, tetapi memilih untuk tidak bergantung. Jika pembangunan Batam dapat dibiayai dari kemampuan sendiri melalui PNBP, kami memilih tidak mengambil ruang anggaran yang lebih dibutuhkan oleh masyarakat di daerah lain,” tegas Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra.
Li Claudia menjelaskan bahwa kemandirian ini berfokus pada penguatan tata kelola, efisiensi, dan akuntabilitas pembiayaan. Optimalisasi PNBP akan diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan publik, mempercepat pembangunan infrastruktur kawasan, dan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.
Meski tidak mengajukan tambahan anggaran APBN, BP Batam menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah pusat, khususnya dalam bentuk dukungan kebijakan, regulasi, dan penguatan kewenangan kelembagaan.
Baca juga : Penegakan Hukum ESDM Tambah PNBP Rp 20,98 Miliar dari Lelang Batubara
“Pertumbuhan Batam harus tetap berjalan secara efektif dan strategis tanpa memperberat beban fiskal negara. Batam ingin menjadi kawasan yang kuat secara ekonomi, mandiri dalam pembiayaan, serta tetap berkontribusi bagi kepentingan nasional,” tutupnya.
Melalui arah baru pengelolaan anggaran 2027 ini, BP Batam optimis mampu mewujudkan kawasan investasi yang mandiri, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi.
Badan Pengusahaan (BP) Batam adalah lembaga pemerintah yang bertugas mengelola, mengembangkan, dan membangun kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas di Batam untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya