Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- 7 Poin Penjelasan BMKG Soal Gempa Kepulauan Seribu, Tak Berpotensi Tsunami
- Gempa M5,9 Guncang Kepulauan Seribu Jakarta, Getaran Terasa Hingga Mentawai
- Garudayaksa FC Vs Persik, Duel Sengit Dua Tim Berambisi Bangkit
- INFOBRAND FORUM 2026 Bedah Perubahan Perilaku Konsumen Era Digital
- Muenchen, MU dan Como Pesta Gol di Liga Champions 2026/27
Jaga Iklim Usaha, Kapolri Perintahkan Jajaran Tindak Pungli Dan Premanisme
Jumat, 11 September 2026 23:37 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh jajaran kepolisian menindaklanjuti setiap laporan terkait pungutan liar (pungli), premanisme, dan tindak kejahatan yang mengganggu aktivitas perusahaan serta iklim investasi.
Instruksi tersebut disampaikan Kapolri dalam Konsolidasi Akbar Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Kawasan Industri MM2100, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan bertema “Hubungan Industrial Berkeadilan dan Kondusivitas Investasi” itu dihadiri sekitar 2.000 pekerja dari 1.200 perusahaan di Kawasan Industri MM2100 dan sekitarnya.
Di hadapan pekerja, pengusaha, dan pemerintah, Kapolri meminta setiap bentuk gangguan keamanan di kawasan industri segera dilaporkan kepada kepolisian. Laporan tersebut harus ditindaklanjuti dengan cepat agar kegiatan produksi dan operasional perusahaan tidak terganggu.
Baca juga : Berantas Pungli Dan Premanisme, Kapolri: Jangan Ganggu Iklim Investasi
“Bagi pengusaha dan perusahaan yang masih menemukan aksi premanisme, pungli, maupun kejahatan lainnya, silakan dilaporkan. Saya minta kepolisian segera menindaklanjuti agar investor tidak ragu untuk masuk ke Indonesia,” ujar Kapolri.
Menurut Sigit, jaminan keamanan menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan dunia usaha. Penanganan pungli dan premanisme diperlukan untuk memberikan kepastian kepada perusahaan sekaligus melindungi pekerja dalam menjalankan aktivitasnya.
Hal tersebut semakin penting karena Indonesia tengah mendorong hilirisasi di berbagai sektor strategis, mulai dari mineral, energi, pangan hingga manufaktur. Hilirisasi diharapkan menghasilkan nilai tambah sekaligus membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.
Masuknya investasi dibutuhkan untuk mendukung agenda tersebut. Namun, investasi akan tumbuh apabila didukung kepastian hukum, stabilitas keamanan, serta lingkungan usaha yang terbebas dari berbagai bentuk gangguan.
Baca juga : Kapolri Apresiasi Buruh dan Pengusaha Duduk Bersama Bahas RUU Ciptaker
“Polri ingin meyakinkan para pengusaha dan investor bahwa Indonesia merupakan tempat yang aman dan kondusif untuk berinvestasi,” kata Sigit.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kesiapan jajaran kepolisian dalam menjaga kawasan industri dan memberikan perlindungan terhadap aktivitas usaha yang dijalankan sesuai ketentuan.
“Polri akan terus memberikan jaminan keamanan agar kegiatan investasi dan dunia usaha dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” tegasnya.
Di sisi lain, Kapolri mengingatkan perusahaan untuk menaati regulasi dan memenuhi hak-hak pekerja. Menurutnya, kepastian berusaha harus berjalan beriringan dengan terciptanya hubungan industrial yang adil.
Baca juga : Kapolri Tekankan Keseimbangan Usaha dan Kesejahteraan Buruh
Dengan keamanan yang terjaga dan hak pekerja terlindungi, kegiatan industri diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat bagi perusahaan, tenaga kerja, serta perekonomian nasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya