Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- 7 Poin Penjelasan BMKG Soal Gempa Kepulauan Seribu, Tak Berpotensi Tsunami
- Gempa M5,9 Guncang Kepulauan Seribu Jakarta, Getaran Terasa Hingga Mentawai
- Garudayaksa FC Vs Persik, Duel Sengit Dua Tim Berambisi Bangkit
- INFOBRAND FORUM 2026 Bedah Perubahan Perilaku Konsumen Era Digital
- Muenchen, MU dan Como Pesta Gol di Liga Champions 2026/27
7 Poin Penjelasan BMKG Soal Gempa Kepulauan Seribu, Tak Berpotensi Tsunami
Sabtu, 12 September 2026 06:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gempa tektonik bermagnitudo 5,9 mengguncang wilayah pantai timur Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Sabtu (12/9/2026) pukul 04.23.55 WIB.
Berikut penjelasan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait gempa tersebut, sebagaimana disampaikan Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Wijayanto ST. MSc pada Sabtu (12/9/2026):
1. Parameter Update Bermagnitudo 6,5
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M6,5 pada kedalaman 368 km.
2. Pusat Gempa Berada di Laut
Episenter atau pusat gempa terletak pada koordinat 5,24° LS ; 106,78° BT, atau tepatnya berlokasi di laut 69 km Timur Laut Kepulauan Seribu, DKI.
3. Gempa Tidak Berpotensi Tsunami
Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.
4. Gempa Dipicu Aktivitas Intraslab
Baca juga : Gempa M5,9 Guncang Kepulauan Seribu Jakarta, Getaran Terasa Hingga Mentawai
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dalam akibat aktivitas intraslab.
5. Mekanisme Pergerakan Geser Turun
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser turun (oblique normal)
6. Gempa Terasa Hingga Mentawai
Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan ( shakemap ) dan laporan masyarakat, gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas:
1. IV MMI ( Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/ pintu berderik dan dinding berbunyi) di Pandeglang, Lebak, Serang, Sukabumi, Cianjur dan Tanggamus.
2. III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu ) di Tangerang, Tanjung Priok, Kecamatan Nagrak, Kecamatan Kalapanunggal dan Cilacap.
Baca juga : Update Info BMKG Untuk Cuaca Jakarta Sabtu (12/9/2026): Apakah Hujan Atau Panas?
3. II-III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. ) di Rancaekek, Lembang, Garut, Kota Bandung, Yogyakarta, Pacitan, Ponorogo, Kab. Malang, Kota Bengkulu, Sumur, Padang, Mentawai, Pariaman dan Solok Selatan.
4. II MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. ) di Lemong, Semaka, Bengkunat.
7. Belum Ada Gempa Susulan
Hingga pukul 05.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa susulan, serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat.
Terkait hal tersebut, masyarakat diimbau agar tetap tenang, dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Hindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.
Baca juga : Waspada Susulan! Cek Info BMKG Terkait Gempa Terkini M 6,2 Di Maluku Barat Daya
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi seperti media sosial @infoBMKG, website www.bmkg.go.id, Mobile Apps infobmkg atau wrs-bmkg.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya