Dark/Light Mode

129 Penumpang KM Virgo Transport 8 Masih Dicari, 22 Kapal dan Pesawat Dikerahkan

Senin, 14 September 2026 12:46 WIB
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii (tengah) dalam konferensi pers di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (14/9/2026). (Foto: tangkapan layar video Basarnas)
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii (tengah) dalam konferensi pers di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (14/9/2026). (Foto: tangkapan layar video Basarnas)

RM.id  Rakyat Merdeka - Operasi pencarian dan evakuasi korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa memasuki hari kedua, Senin (14/9/2026). Dari total 243 penumpang, sebanyak 108 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan enam orang ditemukan meninggal dunia. Sementara itu, 129 penumpang lainnya masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Basarnas bersama tim SAR gabungan terus mengerahkan kekuatan untuk mempercepat proses pencarian dan evakuasi.

“Dari total 243 korban, telah terevakuasi 108 korban dalam kondisi selamat dan enam korban dalam kondisi meninggal dunia. Sehingga, korban yang dilaporkan masih dalam pencarian berjumlah 129 penumpang,” ujar Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (14/9/2026).

Operasi SAR Libatkan 22 Alut

Pada hari kedua, operasi SAR melibatkan 22 alat utama (alut) sistem persenjataan, berupa lima pesawat dan 17 kapal. 

Baca juga : Hari Ke-7 Pencarian Rombongan Jurnalis, Basarnas Kerahkan 18 Kapal & 1 Heli

Pesawat yang dimaksud meliputi helikopter Basarnas HR-3601 jenis Dauphin, helikopter TNI AL Panther 3603, pesawat CN-235 TNI AL, helikopter Dauphin milik Polri, serta Cessna Caravan dari BNPB. 

Sementara 17 kapal yang dikerahkan mencakup kapal Basarnas, KRI milik TNI AL, serta kapal dari PSDKP, KKP, Polri dan Kementerian Perhubungan.

Pola Pencarian 6 Sektor

Syafii menjelaskan, pola pencarian hari kedua diubah dari delapan menjadi enam sektor. 

Perubahan pola pencarian dilakukan setelah posisi kapal yang mengalami kecelakaan berhasil diketahui secara pasti.

Baca juga : Jasa Raharja Group Tinjau Posko Penanganan Musibah KM Virgo Transport 8

Selain menyisir korban yang kemungkinan terapung, tim juga memaksimalkan pencarian di sekitar badan kapal yang berada dalam kondisi terbalik dan telungkup.

Untuk mendukung pencarian di bawah permukaan air, Basarnas menerjunkan Basarnas Special Group yang memiliki kemampuan underwater.

TNI AL juga mengerahkan personel Kopaska, tim penyelam serta drone laut untuk membantu mendeteksi keberadaan korban.

“Operasi pencarian di enam sektor kita prioritaskan terhadap korban-korban yang terapung. Mudah-mudahan, kita bisa menemukan korban dalam kondisi selamat,” kata Syafii.

622 Personel Gabungan Dilibatkan

Baca juga : Hari Ke-7 Pencarian Rombongan Jurnalis, Ketum PFI Minta Operasi SAR Diperpanjang

Sebanyak 622 personel gabungan dilibatkan dalam operasi hari kedua. Mereka berasal dari Basarnas, TNI AD, TNI AL, TNI AU, Polri, Kementerian Perhubungan, dinas kesehatan, pemerintah daerah, serta unsur terkait lainnya. Enam rumah sakit juga disiapkan sebagai rumah rujukan bagi para korban.

Syafii mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut. Dia berharap sinergi seluruh unsur SAR dapat mempercepat penemuan dan evakuasi 129 penumpang yang masih dalam pencarian.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.