Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
BAZNAS Gandeng FOODMEDIA Digitalisasi 13.000 UMKM Mustahik
Kamis, 24 September 2026 09:07 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menjajaki kolaborasi dengan PT Asia Kreasi Mandiri melalui platform FOODMEDIA untuk mendampingi, mendigitalisasi dan memberdayakan 13.000 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mustahik binaan BAZNAS di wilayah Jabodetabek.
Rencana kolaborasi tersebut dibahas dalam audiensi BAZNAS RI dan PT Asia Kreasi Mandiri di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (22/9/2026).
Audiensi dihadiri Pimpinan Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS Rizaludin Kurniawan serta Direktur PT Asia Kreasi Mandiri Muhammad Rofiq bersama jajaran.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas potensi integrasi program pemberdayaan UMKM BAZNAS dengan platform digital FOODMEDIA.
Baca juga : Daun Kelor Jadi Cuan, Herbasina Nutrindo UMKM Binaan PEPC 12 Siap Naik Kelas
Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka akses pasar yang lebih luas bagi UMKM binaan sekaligus menghadirkan kanal donasi melalui setiap transaksi.
Pimpinan Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS, Rizaludin Kurniawan menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya, kolaborasi digitalisasi UMKM dapat memberikan manfaat ganda bagi mustahik sekaligus masyarakat yang ingin berdonasi.
"Dalam skema tersebut, logo BAZNAS bisa ditempatkan pada platform sebagai penanda kanal donasi, sebagaimana konsep sedekah konsumen yang diterapkan pada sejumlah merchant," kata Rizaludin.
Rizaludin mengatakan, uji coba kolaborasi dapat dilakukan dengan memasukkan sejumlah UMKM binaan BAZNAS, termasuk ZChicken dan ZCoffee, ke dalam platform FOODMEDIA.
Baca juga : BAZNAS-Kemenpan RB Bahas Penguatan Tata Kelola Zakat Nasional
Sementara itu, Direktur PT Asia Kreasi Mandiri Muhammad Rofiq membuka peluang bagi UMKM binaan BAZNAS untuk masuk ke dalam ekosistem digital FOODMEDIA.
Menurutnya, integrasi tersebut dapat dilengkapi dengan berbagai layanan untuk mendukung pengembangan usaha para merchant.
"Merchant dapat memperoleh layanan berupa aplikasi, dukungan promosi, foto dan video produk, voucher, hingga layanan pemeliharaan sistem selama menjadi mitra," ujar Rofiq.
Rofiq menjelaskan, pada tahap awal, wilayah Jabodetabek akan menjadi salah satu fokus pengembangan ekosistem tersebut.
Baca juga : BAZNAS Dan Urais Kemenag Dorong Optimalisasi UPZ Masjid
Setelah mekanisme transaksi dan ekosistem digital berjalan dengan baik, kolaborasi diharapkan dapat diperluas ke berbagai wilayah di Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya