Dark/Light Mode

Gunung Semeru Terpantau 7 Kali Erupsi Hari Ini, Durasi Terakhir 155 Detik

Rabu, 30 September 2026 10:32 WIB
Erupsi Gunung Semeru di Jawa Timur pada Rabu (30/9/2026) pukul 08.02 WIB. (Foto: Magma ESDM)
Erupsi Gunung Semeru di Jawa Timur pada Rabu (30/9/2026) pukul 08.02 WIB. (Foto: Magma ESDM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pusat Vulkanologi, Mitigasi, dan Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur telah tujuh kali mengalami erupsi pada Rabu (30/9/2026).

Rangkaian erupsi tersebut terjadi pada pukul 00.15, 05.03, 05.21, 05.52, 05.58. 06.37, dan 08.02 WIB. 

Baca juga : Blue Fire di Kawah Manuk Papandayan, Ini Penjelasan Badan Geologi

Pada erupsi terakhir, tinggi kolom letusan teramati ± 1.000 m di atas puncak (± 4676 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 155 detik.

Terkait hal tersebut, PVMBG mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

Baca juga : Gunung Anak Krakatau Punya Cucu? Ini Analisis Awal Badan Geologi

Di luar jarak tersebut, masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan, karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

Larangan aktivitas juga diberlakukan pada radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan bahaya lontaran batu (pijar).

Baca juga : Gunung Ili Lewotolok Erupsi 42 Detik, Tinggi Kolom Letusan 600 Meter

"Waspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," demikian peringatan PVMBG. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.