Dark/Light Mode

Gunung Semeru Erupsi, Jangan Beraktivitas Dalam Radius 13 Km Dari Puncak

Rabu, 16 September 2026 08:37 WIB
Visual Gunung Semeru, Jawa Timur pada Rabu (15/9/2026) pagi. (Foto: PVMBG)
Visual Gunung Semeru, Jawa Timur pada Rabu (15/9/2026) pagi. (Foto: PVMBG)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur mengalami erupsi pada Rabu (16/9/2026) pukul 07.53 WIB. Tinggi kolom erupsi tidak teramati.

Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 115 detik.

Baca juga : Gunung Ibu Batuk-Batuk, Tinggi Kolom Letusan 700 Meter

Terkait hal tersebut, Pusat Vulkanologi, Mitigasi, dan Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan, karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak. Begitu pula dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

Baca juga : Gunung Ili Lewotolok Erupsi 76 Detik, Tinggi Kolom Letusan 200 Meter

Waspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru. Terutama di sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.