Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Frans Seda Centennial Celebration Ajak Anak Muda Lanjutkan Warisan Pendidikan
Sabtu, 10 Oktober 2026 17:21 WIB
Sebelumnya
Drama Musikal dan Dialog Lintas Generasi
Perayaan semakin semarak dengan permainan sasando oleh Mateo Jubileo dan penampilan Ningsyh and Friends. Teater Untuk Tuhan dan Tanah Air (UTTA), yang melibatkan mahasiswa, alumni, staf Atma Jaya, dan sahabat Atma, turut mempersembahkan drama musikal tentang perjalanan hidup Frans Seda.
Mulai dari masa kecil hingga kiprahnya sebagai menteri. Nusa Wicastya menulis naskah, menyutradarai, sekaligus memerankan Frans Seda. Ia tampil bersama J. Rizhan sebagai Frans Seda kecil, Maria Vernanda sebagai Johanna Seda, dan Harris Syaus sebagai Soekarno.
Setelah pertunjukan, hadirin mengikuti sesi “Bincang Bersama Frans Seda”. Sesi ini diawali dengan pesan Frans Seda melalui video, kemudian dilanjutkan dengan pertanyaan dari lima perwakilan lintas generasi, yakni Kardinal Suharyo, Ketua Pengurus Yayasan Atma Jaya Linus M. Setiadi, Rektor Unika Atma Jaya Yuda Turana, perwakilan mahasiswa, dan perwakilan pelajar SMA.
Baca juga : Unika Atma Jaya Bagikan Langkah Sederhana Cegah Penularan Influenza
Melalui pemanfaatan teknologi, sesi tersebut menjadi ruang refleksi untuk menggali relevansi pemikiran dan nilai-nilai Frans Seda bagi generasi masa kini.
Apresiasi Karya Generasi Muda Semangat meneruskan warisan Frans Seda juga diwujudkan melalui apresiasi terhadap kreativitas anak muda.
Bekerja sama dengan Institut Media Digital Emtek (IMDE), penyelenggara menyerahkan penghargaan Lomba Film Vertikal. Selain itu, diumumkan para pemenang kompetisi pelajar bertajuk “What Lives On?”.
Kompetisi yang diikuti 85 siswa SMA dan mahasiswa tersebut mengajak peserta mempelajari sosok Frans Seda dan menuangkan inspirasi mereka ke dalam karya cerita pendek, ilustrasi, serta video reels.
Baca juga : Memorial Lecture 100 Tahun Frans Seda Soroti Tantangan Ekonomi Indonesia
Penilaian karya melibatkan sejumlah ahli di bidangnya, yakni Mikhael Dua untuk kategori cerita pendek, Afzainizam Nur Fahmi untuk ilustrasi, dan Rian Fahardhi Risyad untuk reels.
Himpun Donasi Rp145 Juta untuk Pendidikan
Selain kegiatan refleksi dan apresiasi kreativitas, peringatan 100 tahun Frans Seda juga diwujudkan melalui aksi nyata di bidang pendidikan.
Melalui Gerakan 100 Sahabat untuk Sekolah, penyelenggara berhasil menghimpun donasi sebesar Rp145 juta. Dana tersebut ditujukan untuk mendukung renovasi SMPS Katolik Ile Bura serta Asrama Putra-Putri San Marco di Kecamatan Ile Bura, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.
Baca juga : Unika Atma Jaya Pastikan Mahasiswa Disabilitas Bisa Belajar Dengan Setara
Inisiatif tersebut menjadi salah satu upaya meneruskan kepedulian Frans Seda terhadap pendidikan dan masa depan generasi muda.
Rangkaian peringatan satu abad Frans Seda sebelumnya diawali dengan pembukaan pameran “Jejak Sejarah Frans Seda” di ATMACultura Exhibition Room, Kampus Unika Atma Jaya, pada 2 September 2026. Selanjutnya, pada 1 Oktober 2026, Frans Seda Foundation bersama Atma Jaya Institute of Public Policy (AJIPP) dan Kompas Gramedia Group menggelar Memorial Lecture edisi khusus 100 Tahun Frans Seda bertajuk “Kebijakan Ekonomi di Masa Sulit”.
Kegiatan tersebut menghadirkan Menteri Keuangan Suahasil Nazara dan Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional Mari Elka Pangestu sebagai pembicara utama. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan ziarah ke makam Frans Seda pada 4 Oktober 2026.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya