Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dunia Berlomba Mencerdaskan Mesin, Indonesia Siapkan Generasi Juara
Akademisi UI Apresiasi Terobosan Kemenpora
Selasa, 13 Oktober 2026 22:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketika dunia berlomba mengembangkan kecerdasan artifisial, Indonesia memiliki cerita membanggakan tentang kecerdasan manusia: anak-anak muda yang terus mengukir prestasi, atlet yang mengharumkan nama bangsa, serta kebijakan olahraga yang semakin mengandalkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan pembinaan berkelanjutan.
Cerita tersebut menjadi bagian dari perspektif Assoc. Prof. Dr. Devie Rahmawati, CICS, akademisi Program Vokasi Universitas Indonesia, yang hadir sebagai pembicara dalam Global Digital Forum II 2026 di Moskow, Rusia.
Ajang dunia ini mempertemukan akademisi, pengembang teknologi, pelaku industri, dan pemangku kepentingan digital dengan partisipasi lebih dari 100 negara, dihadiri lebih dari 1.000 pakar teknologi informasi, 50 tamu VVIP (level menteri), serta lebih dari 50 perusahaan teknologi.
Dalam presentasinya bertajuk “Can AI Speak Our Language Without Understanding Our Humanity? From Language Availability to Language Agency”, Devie menekankan bahwa masa depan teknologi harus bergerak melampaui kecanggihan mesin menuju penguatan kemampuan, martabat, dan kemandirian manusia.
Baca juga : Akademisi UI Apresiasi Fondasi Baru Pembangunan Indonesia
Menurutnya, negara yang berhasil dalam transformasi digital bukan semata negara yang paling cepat mengadopsi teknologi, melainkan negara yang mampu memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas generasi muda.
Dunia, jelas Devie, sedang berlomba membuat mesin semakin cerdas. Tetapi bangsa yang akan memimpin masa depan adalah bangsa yang juga semakin serius mencerdaskan, menyehatkan, dan memberdayakan manusianya.
"Teknologi memberi kecepatan, pendidikan memberi kemampuan, olahraga membentuk ketangguhan, dan karakter menjaga arah kemajuan,” ujar pembicara tamu, di antaranya di Australia, Inggris, Jepang, Malaysia, dan Korea Selatan ini.
Bagi Devie, semangat tersebut memiliki relevansi kuat dengan perkembangan kebijakan kepemudaan dan olahraga Indonesia di Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta transformasi pembinaan bulu tangkis nasional sejak kepemimpinan baru pada tahun 2024 akhir.
Baca juga : Terobosan BSSN Diangkat di Forum Dunia
Momentum tersebut semakin bermakna setelah Indonesia mencatatkan prestasi membanggakan pada Asian Games Aichi–Nagoya 2026 di Jepang. Kontingen Merah Putih berhasil meraih lima medali emas, 11 perak, dan 23 perunggu, melampaui target empat emas yang ditetapkan Pemerintah.
Dua medali emas disumbangkan cabang bulu tangkis melalui nomor beregu putra serta pasangan ganda putra Prestasi ini menjadi pengingat bahwa Indonesia bukan hanya memiliki kekayaan talenta, tetapi juga kemampuan membangun kolaborasi yang mengubah potensi menjadi pencapaian.
Devie mengapresiasi arah kebijakan Kemenpora yang menempatkan pembangunan kepemudaan dan peningkatan prestasi olahraga sebagai dua agenda strategis yang saling menguatkan. Dalam menghadapi perubahan teknologi, dunia kerja, dan persaingan internasional, Kemenpora terus memperkuat program yang mengembangkan kepemimpinan, keterampilan, karakter, kewirausahaan, serta jejaring generasi muda.
Berbagai inisiatif seperti Wirasena Youth Camp, Youth Summit, Wirasena Youth Career Hub, dan Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) menjadi bagian dari upaya memperluas pengalaman dan kapasitas pemuda Indonesia. Sementara itu, penguatan keterampilan digital melalui program seperti DIGDAYA memperlihatkan perhatian terhadap kesiapan generasi muda menghadapi perubahan ekonomi berbasis teknologi.
Baca juga : Terobosan Kemendikdasmen Diangkat Di Forum Digital Dunia
Devie menilai, pendekatan tersebut sejalan dengan gagasan yang dibawanya dalam Global Digital Forum. Di era AI, lanjutnya, anak muda tidak cukup hanya pandai menggunakan aplikasi. Mereka perlu mampu berpikir kritis, menciptakan karya, membangun usaha, memimpin komunitas, dan menyelesaikan persoalan masyarakat.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya