Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Pertamina Buka Akses Digital bagi Anak Disabilitas Netra di MotoGP Mandalika
- Kinerja Melesat, Bank Mandiri Buyback Saham Dan Tebar Dividen
- Mbappe Brace, Real Madrid Hajar RB Leipzig
- Jakmania Dilarang Hadiri 6 Laga Tandang, PSSI Sanksi Persija-Persita
- Madura United Vs Persib Bandung, Jadwal Padat Jadi Kendala
Kisah Irwan Sandi, Petugas Yang Berjuang Padamkan Karhutla Sejak Juni
Kamis, 22 Oktober 2026 18:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Irwan Sandi, terus berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sejak Juni 2026, termasuk di Desa Cengal, meski harus berpisah dari keluarga selama menjalankan tugas.
Bersama personel gabungan, Irwan tetap bertugas hingga pertengahan Oktober untuk memadamkan api yang membakar kawasan hutan dan lahan di wilayah tersebut.
Sebelum berangkat ke lokasi kebakaran, Irwan selalu memastikan perlengkapan keselamatan dan peralatan pemadaman telah disiapkan. Perlengkapan itu meliputi helm, masker, sepatu bot, serta berbagai peralatan yang dibutuhkan untuk mendukung operasi pemadaman.
“Kalau persiapan untuk APD-nya mulai dari helm, masker, hingga sepatu boots. Sesudah itu baru peralatan. Menyusun personel, persiapan personel, setelah lengkap, mulai berangkat,” kata Irwan saat ditemui sebelum bertugas di Ogan Komering Ilir, Kamis (22/10/2026).
Baca juga : Pemerintah Kucurkan Rp 1,23 T Untuk 7 Provinsi Terdampak Karhutla
Irwan telah bergabung sebagai petugas BPBD OKI sejak 2018. Selama menjalankan tugasnya, ia telah menghadapi empat periode karhutla, yakni pada 2018, 2021, 2023, dan kembali terjadi pada 2026.
Menurut dia, pemadaman melalui operasi darat menjadi salah satu upaya efektif untuk menangani kebakaran, terutama di lahan gambut yang memiliki karakteristik berbeda dari tanah mineral.
Pada lahan mineral, api relatif lebih mudah dipadamkan dengan penyiraman air. Sementara itu, kebakaran di lahan gambut membutuhkan teknik khusus karena sumber api dapat berada di bawah permukaan tanah sehingga berpotensi menjalar ke area lain.
“Kalau tanah mineral tidak memerlukan upaya lebih untuk pemadaman. Hanya perlu disiram dan langsung padam. Berbeda halnya di lahan gambut, ada teknik khusus untuk pemadamannya agar tidak menjalar ke lahan yang belum terbakar,” ujarnya.
Baca juga : Nurul Arifin Desak Platform Digital Transparan soal Konten Karhutla
Irwan juga menilai pemadaman melalui udara atau water bombing tidak cukup untuk mengatasi kebakaran yang bersumber di dalam lapisan gambut. Karena itu, penanganan melalui jalur darat tetap diperlukan untuk menjangkau titik api di bawah permukaan.
Di balik tugasnya memadamkan karhutla, Irwan harus menghadapi tantangan lain, yakni berpisah dari istri dan anak-anaknya selama berada di lokasi kebakaran.
Ia berupaya menjaga komunikasi dengan keluarga melalui telepon. Namun, kondisi lapangan yang berada di dalam kawasan hutan dengan keterbatasan sinyal kerap membuat komunikasi tidak berjalan lancar.
“Pasti (berkomunikasi), tapi kalau ada sinyal. Karena, secara keberadaan saya pasti di dalam hutan,” kata dia.
Baca juga : 72.303 Personel Tangani Karhutla, 278 Laporan Perorangan-98 Korporasi Diproses
Irwan mengatakan dirinya berusaha menenangkan keluarga dengan tetap menjalin komunikasi ketika memungkinkan. Ia juga meminta istri dan anak-anaknya untuk mendoakan agar dirinya senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran selama bertugas.
“Untuk ibu (istri) di rumah dan anak-anak, doakan Ayah supaya sehat dan selamat dalam bekerja,” ujarnya.
Bagi Irwan, menjalankan tugas memadamkan karhutla bukan hanya soal menghadapi api di lapangan, tetapi juga menjaga keselamatan diri agar dapat kembali berkumpul bersama keluarga setelah tugas selesai.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya