Dark/Light Mode

KDMP Didorong Jadi Motor Ekonomi Kerakyatan dan Pembangunan Desa

Rabu, 28 Oktober 2026 17:40 WIB
Foto: Progress Indonesia.
Foto: Progress Indonesia.

RM.id  Rakyat Merdeka - Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, memperluas pemerataan pendapatan, dan mendorong pembangunan dari desa.

Pengembangan koperasi ini menjadi salah satu bahasan dalam diskusi publik Jambi Talk bertajuk “2 Tahun Asta Cita, Bincang Publik dari Jambi: KDMP dan Pembangunan dari Desa” di D’Pathi Cafe, Kota Jambi, Rabu (28/10/2026).

Direktur Eksekutif Progress Indonesia, Taufiq Amrullah, mengatakan koperasi memiliki peran penting dalam sejarah dan pembangunan ekonomi Indonesia.

Gagasan mengenai koperasi bahkan telah berkembang sejak sebelum kemerdekaan, salah satunya melalui pemikiran Mohammad Hatta.

Menurut Taufiq, pengembangan KDMP sejalan dengan Asta Cita ke-6 yang menekankan pembangunan dari desa untuk memperkuat pemerataan ekonomi.

Baca juga : BRI Salurkan KUR Rp144 T untuk 2,76 Juta Debitur Jadi Penggerak Sektor Produktif

“Dicanangkan 80 ribu desa akan ada KDMP. Pada 2026 sudah ada 16 ribu koperasi di seluruh Indonesia,” ujar Taufiq.

Ia berharap, pengembangan koperasi desa dapat memberikan dampak berlipat bagi perekonomian masyarakat, terutama melalui peningkatan aktivitas usaha dan perputaran ekonomi di tingkat desa.

“Semoga Asta Cita terwujud dan memberikan multiplier effect sehingga ekonomi bertumbuh berkali-kali lipat,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPW Asosiasi KDMP Provinsi Jambi, Chudori, menyebutkan terdapat sekitar 1.700 koperasi desa di Provinsi Jambi.

Ia berharap, keberadaan koperasi tersebut mampu memperkuat distribusi pendapatan dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Baca juga : Koperasi Pesisir Harus Dongkrak Ekonomi Nelayan

“Ada 1.700-an koperasi desa dan kami berharap bisa mendistribusikan pendapatan masyarakat dan pemerintah,” ujar Chudori.

Menurut Chudori, pengembangan KDMP merupakan bagian dari upaya membangun ekonomi kerakyatan yang memberikan ruang lebih luas bagi masyarakat desa untuk terlibat dalam kegiatan ekonomi.

Pengamat ekonomi Dr. Noviardi Ferzi menilai koperasi juga memiliki fungsi penting dalam menyeimbangkan perputaran ekonomi antara wilayah perkotaan dan perdesaan.

“Koperasi adalah untuk menyeimbangkan perputaran ekonomi yang ada di kota dan desa,” kata Noviardi.

Ia menjelaskan, koperasi dapat menjadi instrumen untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi sekaligus mendorong pemerataan pembangunan.

Baca juga : Koperasi Desa Disiapkan Untuk Salurkan Bansos

Melalui penguatan KDMP, aktivitas ekonomi diharapkan tidak hanya terpusat di perkotaan, tetapi juga tumbuh di wilayah perdesaan.

Dengan demikian, koperasi desa diharapkan mampu membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.