Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo Minta BRIN Percepat Riset Pencegahan Karhutla hingga Vaksin
- Akademisi Apresiasi Reformasi BUMN, Danantara Rampingkan 364 Perusahaan
- Pengembangan Penyidikan, KPK Geledah Kantor PT Djarum & Bea Cukai Kudus
- Tok! BEI Siap Bagikan Dividen Rp 1,564 T
- Prabowo Beri Selamat Atas Kemenangan Lula, Dorong Penguatan Hubungan RI-Brazil
Sukses Gaungkan Persatuan
Budi Luhur University Gelar Dialog 6 Pemuka Agama
Rabu, 28 Oktober 2026 20:08 WIB
Sebelumnya
Dari perspektif Islam, Ustadz Jojo Ali Yusuf menyoroti pentingnya pemahaman yang tepat mengenai hak dan kewajiban laki-laki maupun perempuan. Dia juga menekankan peran pemuka agama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menjawab berbagai persoalan sosial.
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Studi Global (FISSIG) Universitas Budi Luhur, Dr. Lucky Nurhadiyanto, S.Sos., M.Si., mengatakan, forum tersebut menjadi sarana bagi mahasiswa dan peserta untuk memahami keberagaman pandangan keagamaan mengenai keadilan gender.
"Dialog lintas agama ini juga diharapkan dapat memperluas wawasan peserta mengenai nilai-nilai keadilan dalam ajaran agama, mendorong sikap toleransi, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesetaraan dalam kehidupan bermasyarakat," katanya.
Baca juga : Dukungan YPBLC Bawa MUBLOC VI Mendunia
Lucky menjelaskan, pembahasan keadilan gender dalam perspektif agama merupakan bagian penting dari upaya membangun pemahaman inklusif di tengah masyarakat yang memiliki latar belakang keyakinan dan pandangan berbeda.
Melalui pertukaran gagasan, peserta diharapkan memahami bahwa perbedaan keyakinan bukan penghalang untuk berdialog dan membangun komitmen bersama terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
Menurut Lucky, INTERUNITY membawa pesan bahwa komunikasi yang dilandasi sikap saling menghormati dapat memperkuat toleransi sekaligus mendorong pemahaman yang lebih baik mengenai keadilan gender.
Baca juga : Julian Dukung Program Barista CSR Budi Luhur University
Semangat Different Faiths. One Conversation juga menegaskan pentingnya ruang komunikasi antarpemeluk agama agar perbedaan dapat dibicarakan secara konstruktif tanpa mengesampingkan penghormatan terhadap keyakinan masing-masing.
Lucky berharap, kegiatan yang diinisiasi HIMAHI tersebut dapat menumbuhkan kesadaran generasi muda untuk menghargai keberagaman serta menerapkan nilai keadilan dan kesetaraan dalam kehidupan sehari-hari.
"Kami berharap para mahasiswa dapat menghormati keberagaman, serta menerapkan nilai keadilan dan kesetaraan dalam kehidupan sehari-hari," imbuhnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya