Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Putu Rudana Dukung Presiden Prabowo Bangun Grand National Museum di Monas
Jumat, 6 November 2026 19:54 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menginginkan pembangunan Museum Agung Nasional (Grand National Museum) di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, sebagai pusat sejarah, pendidikan, hiburan, dan rekreasi bagi masyarakat.
Ketua Umum Asosiasi Museum Indonesia (AMI), Putu Supadma Rudana, mendukung gagasan serta arahan Presiden Prabowo ini. Menurutnya, ini merupakan langkah strategis dan monumental dalam memperkuat ekosistem permuseuman Indonesia sekaligus menghadirkan ruang edukasi sejarah, kebudayaan dan peradaban yang lebih inklusif bagi masyarakat.
“Kami di Asosiasi memberikan apresiasi yang tinggi kepada presiden Prabowo yang memiliki gagasan, pemikiran dan konsep yang luhur untuk memuliakan secara menyeluruh perjalanan peradaban nusantara, kekayaan sejarah, budaya, serta identitas bangsa kepada masyarakat luas, termasuk generasi muda dan dunia internasional," ujar Putu Rudana, melalui keterangan persnya, Jumat (6/11/2026).
Baca juga : Dugaan Penyadapan Presiden Berujung Makar Harus Diusut Tuntas
"Kami menyebutnya sebagai Museum Agung Peradaban Nusantara, sebuah mandala utama peradaban Indonesia sejak masa prasejarah hingga indonesia modern," sambung Putu.
Pimpinan The Rudana Art Institution yang menaungi Museum Rudana, galeri seni, yayasan, dan berbagai inisiatif kebudayaan ini juga menjelaskan bahwa, kehadiran Grand National Museum di kawasan Monas diharapkan dapat menjadi “soul of a nation”. Museum tidak boleh hanya dipandang sebagai tempat menyimpan benda-benda bersejarah, tetapi harus menjadi institusi yang menekankan pembelajaran, interaksi, inspirasi, hiburan, dan rekreasi yang penuh nilai sehingga mampu menarik minat wisatawan, dan masyarakat khususnya generasi muda.
“Kami melihat kawasan Monas sebagai kawasan ikonik dan bersejarah yang memiliki nilai historis sangat kuat sebagai simbol perjuangan dan identitas bangsa. Karena itu, saya meyakini kehadiran Grand National Museum akan semakin memperkuat peran museum sebagai soko guru bangsa dalam menjaga kepribadian dan jati diri bangsa, sekaligus memuliakan kebudayaan Nusantara,” ucap Putu.
Baca juga : Bamsoet Serukan FKPPI Jaga Pemerintahan Sah & Tolak Segala Bentuk Makar
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi pemerintahan Presiden Prabowo selama dua tahun terakhir, sektor kebudayaan dan permuseuman dinilai menjadi salah satu mercusuar pencapaian pemerintah. Hasilnya adalah percepatan revitalisasi dan penataan 240 titik museum, cagar budaya, keraton, istana, benteng dan aset budaya lainnya sepanjang 2026.
“Kami mengapresiasi perhatian bapak Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan percepatan revitalisasi museum dan kebudayaan Indonesia melalui Kementerian Kebudayaan yang dipimpin oleh Bapak Fadli Zon. AMI melihat langkah Menbud Fadli Zon sebagai komitmen untuk menjaga warisan sejarah dan memperkenalkan kekayaan peradaban Nusantara kepada generasi mendatang,” pungkas Putu.
Perhatian Presiden Prabowo terhadap permuseuman diharapkan dapat diikuti oleh berbagai pihak, baik kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, maupun sektor swasta. Hal ini penting agar semakin banyak pihak yang terlibat dalam upaya memahami kekayaan bangsa dan menghadirkan segala kemuliaannya di berbagai museum, sehingga cita-cita mewujudkan Indonesia sebagai negeri beribu museum dapat terwujud.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya