Dark/Light Mode

Kasus Positif Nambah 5.353

Nanjak 11.092, Kasus Sembuh Tertinggi Sejak 4 Bulan Terakhir

Kamis, 3 Juni 2021 18:47 WIB
Petugas medis menyuntikkan vaksin kepada pengemudi ojek online di Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit, Rumah Sakit Universitas Indonesia (UI) Depok, Kamis (3/6). (Foto: M Qori Haliana/RM)
Petugas medis menyuntikkan vaksin kepada pengemudi ojek online di Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit, Rumah Sakit Universitas Indonesia (UI) Depok, Kamis (3/6). (Foto: M Qori Haliana/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, per hari ini, Kamis (3/6) terdapat ada penambahan 5.353 orang positif Covid-19. Sehingga total kasus Corona di Indonesia mencapai 1.837.126 orang.

Sementara itu, kasus sembuh sebanyak 11.092 orang. Sehingga total akumulatif orang sembuh dari Covid-19 mencapai 1.691.593 orang atau 92,1 persen. Mereka dinyatakan sembuh berdasarkan pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR) yang memperlihatkan hasil negatif virus corona.

Jumlah pasien sembuh ini merupakan yang tertinggi sejak 4 bulan lalu. Rekor penambahan pasien Corona yang sembuh dalam sehari, sebelumnya terjadi pada 8 Februari 2021. Saat itu dilaporkan 13.038 pasien Corona yang sembuh.

Baca juga : Kasus Positif Naik 5.246, Jawa Barat Masih Belum Turun

Sedangkan kasus meninggal dunia bertambah 187 orang. Total ada 51.095 orang hingga kini yang meninggal dunia akibat Covid-19. Dengan data tersebut, maka kasus aktif Covid-19 di Indonesia kini ada 94.438 orang. Mereka adalah pasien yang masih menjalani perawatan atau isolasi mandiri.

Selain kasus positif, diketahui ada 70.185 orang yang saat ini berstatus suspek terkait penularan virus corona. Data update pasien Covid-19 tercatat sejak Rabu 2 Juni 2021 pukul 14.00 WIB hingga hari ini pada jam yang sama.

Lebih Baik Dari Tahun Lalu

Baca juga : Kasus Positif Nanjak 6.115, DKI Jakarta Kembali Ke Puncak

Kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia dalam dua pekan pasca Lebaran 2021 tercatat tidak setinggi tahun lalu. Perkembangan pandemi Covid-19 tahun ini lebih baik pada kenaikan kasus dan kematian.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito memaparkan, perbandingan kenaikan kasus Covid-19 pada 2020 mencapai 65,55 persen, sedangkan kenaikan tahun 2021 di angka 56,6 persen. Data ini dihimpun per 31 Mei 2021.

"Jika dlihat dari perkembangan kematian tahun 2020, angkanya sebesar 66,34 persen. Sementara itu, di tahun 2021, penurunan angka kematian sebesar 3,52 persen," papar Wiku di Media Center Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Kamis (3/6).

Baca juga : Kasus Covid Nambah 6.565, Jateng Kini Ranking Satu

Secara rinci, kenaikan kasus Covid-19 periode dua pekan pasca Idulfitri tahun 2020, 25 Mei vs 8 Juni 2020, ada 5 provinsi tertinggi. Pada 2020, Jawa Tengah naik 368 persen, Sulawesi Selatan naik 280 persen, Kalimantan Selatan naik 99 persen, Jawa Timur naik 45,36 persen, dan DKI Jakarta naik 33,2 persen.

Jika dibandingkan kenaikan kasus Covid-19 di tingkat provinsi tahun 2021, 10 Mei vs 24 Mei 2021, kenaikan tertinggi berada di Jawa Tengah naik 103,2 persen, Kepulauan Riau naik 103 persen, Riau naik 69 persen), DKI Jakarta naik 49,5 persen, dan Jawa Barat (naik 25 persen).

"Data perbandingan ini menegaskan bahwa dampak kenaikan kasus yang ditimbulkan dalam 2 minggu paska Idulfitri tahun ini, tidak setinggi pada Idulfitri tahun 2020 lalu. Bahkan angka kematian mengalami penurunan pasca Idulfitri kali ini. Lalu data perkembangan dari 5 besar provinsi, persentase kenaikan kasus Covid-19 lebih rendah dibandingkan tahun lalu," tandas Wiku. [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.