Dark/Light Mode

Sidak ke Stasiun Jatinegara, DPR Tinjau Fasilitas Penumpang Kereta

Rabu, 16 Oktober 2024 21:14 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota DPR Terpilih Periode 2024-2029 Bambang Haryo Soekartono melakukan peninjauan ke Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur.

Bambang mengatakan, Stasiun Jatinegara merupakan Stasiun Hub yang menghubungkan Kereta Antar Provinsi dengan jumlah 26 kedatangan dan KRL berjumlah 400 kedatangan.

Bambang memuji layanan yang dilakukan PT KAI sudah cukup mumpuni. Apalagi, stasiun ini merupakan satu-satunya stasiun yang terintegrasi dengan bus TransJakarta.

Baca juga : Motor Dan Truk Menjadi Penyumbang Terbesar

"Sehingga, Stasiun Jatinegara bisa dikatakan menjadi stasiun sentral untuk Jakarta, maka dari itu perlu adanya perhatian lebih dari Pemerintah," kata BHS, sapaan akrab Bambang Haryo Soekartono, dalam keterangan resminya, di Jakarta, Rabu (16/10/2024).

Politisi Partai Gerindra ini meninjau fasilitas Stasiun Jatinegara. Mulai dari fasilitas toilet hingga ruang pusat pengendali Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) di stasiun tersebut.

Ia mencatat bahwa saat itu hanya ada satu pengendali yang bekerja selama 8 jam.

Baca juga : Tiba Di Kertanegara, Erick Tersenyum Lambaikan Tangan Ke Wartawan

Bambang menyarankan penambahan satu atau dua pengendali untuk mengatur perjalanan kereta api, agar jika petugas mengalami keadaan darurat seperti sakit atau meninggal, dapat segera digantikan.

"Mengingat stasiun ini juga memiliki depo lokomotif yang padat, hal ini sangat diperlukan," ingatnya.

BHS juga mengingatkan agar subsidi untuk Infrastruktur Maintenance Operation (IMO) tidak dikurangi. Menurutnya, hal ini menyangkut keselamatan publik, yang nilainya tidak terhingga.

Baca juga : Dipanggil Ke Kertanegara, Agus Gumiwang Ungkap Pesan Prabowo

Dirinya menambahkan, peningkatan jumlah pengguna KRL bisa diatasi dengan memadatkan jadwal keberangkatan.

Namun, hal ini dapat mengganggu kelancaran lalu lintas di perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan jalan raya.

"Untuk itu, tugas Pemerintah pusat dan daerah adalah segera membangun overpass atau underpass di perlintasan yang padat. Ini untuk mencegah kemacetan di jalan raya," ucapnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.