Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Harga Tiket Pesawat Turun Musim Lebaran, DPR Harap Picu Animo Berlibur
Senin, 3 Maret 2025 13:39 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah resmi memberikan insentif untuk menekan harga tiket pesawat ekonomi domestik selama musim mudik Lebaran 2025.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan, Pemerintah akan menanggung sebagian Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 6 persen untuk pembelian tiket pesawat ekonomi domestik.
Baca juga : Mudik Makin Terjangkau, Harga Tiket Pesawat Turun Berkat Subsidi PPN
Anggota Komisi VI DPR Muhammad Husein Fadlulloh meyakini kebijakan ini dapat memicu keinginan masyarakat untuk berlibur selama musim Lebaran.
"Dengan begini masyarakat akan lebih antusias dan gembira menyambut hari besar keagamaan. Sebuah langkah yang memberikan kegembiraan dan kebahagaiaan kepada masyarakat," kata Husein saat dihubungi, Senin (3/2/2025).
Baca juga : Asyik! Pemerintah Turunkan Harga Tiket Pesawat Untuk Mudik Lebaran
Husein pun berharap penurunan harga tiket pesawat tidak mengurangi kualitas pelayanan terhadap pengguna. Target nihil kecelakaan perlu dicapai.
"Tentunya harapan kami ini juga diimbangi dengan layanan yang lebih baik dari jasa marga dan seluruh perusahaan transportasi, khususnya yang dimiliki BUMN. Target zero accident dari tahun ke tahun harus menjadi target dasar," ujar Husein.
Baca juga : Catat Kenaikan Pendapatan 23 Persen, GDPS Siap Perluas Pasar Global
Selain itu, keramahan sebagai ciri khas budaya orang Indonesia juga harus dijadikan acuan dasar. Pihak maskapai penerbangan harus ramah dan senyum dalam melayani penumpang.
"Keramahaan dan senyuman itu tidak sulit untuk dilakulan, tapi memberikan dampak yang luar biasa kepada perasaan gembira penumpang. Contoh maskapai mahal, mewah, kalau pramugarinya jutek, penumpang pun bisa merasa dongkol," pungkas politisi Partai Gerindra itu.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya