Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Bangun 29 Bendungan, Waskita Karya Perkuat Ketahanan Pangan Dan Ekonomi Daerah
- Terima Ancaman Bom, SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel Disisir Densus 88
- TikTok Perkuat Transparansi dan Literasi Konten Buatan AI
- PGN Sebut Jaringan Gas Sumatera Makin Kuat, Investor Diajak Lihat Langsung
- Disebut sebagai Sahabat, Kapolri Panggil Jaksa Agung Kakak Asuh
Eddy Soeparno Gelar MPR Goes to Campus Di Unibraw Hingga Unair, Ajak Mahasiswa Kolaborasi
Rabu, 19 Maret 2025 13:48 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pimpinan MPR dari Fraksi PAN Eddy Soeparno melanjutkan rangkaian agenda MPR Goes to Campus di Malang dan Surabaya.
Rangkaian acara dialog dengan mahasiswa dan civitas academica ini dilaksanakan di Universitas Brawijaya dan Universitas Muhammadiyah Malang, Selasa (18/3/2025).
Selanjutnya acara MPR Goes to Campus akan dilaksanakan di Universitas Airlangga dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Rabu 19 Maret.
Eddy Soeparno mengatakan, rangkaian acara ini merupakan kelanjutan dari agenda MPR Goes to Campus sebelumnya yang sudah dilaksanakan di UI, UGM, Undip dan kampus-kampus besar lainnya.
Baca juga : Eddy Soeparno: Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Diiringi Akselerasi Transisi Energi
"Di semua kampus temanya sama bahwa sebagai Pimpinan MPR saya mengajak mahasiswa dan civitas academica peduli terhadap masalah lingkungan kita menghadapi dampak perubahan iklim," ujar Eddy dalam keterangannya, Rabu (19/3/2025).
"Dampak perubahan iklim ini semakin terlihat di depan kita. Banjir, hujan deras dan ekstrem hingga kemarau berkepanjangan adalah di antara dampak perubahan iklim yang semakin terasa," ujar Eddy.
Doktor Ilmu Politik UI ini bersyukur karena mahasiswa, dosen, peneliti hingga guru besar antusias memberikan berbagai ide dan masukan kebijakan untuk menyelamatkan lingkungan sekaligus wujudkan ketahanan energi.
"Pertama, selama kami menggelar MPR Goes to Campus ini sudah banyak sekali masukan kebijakan yang research based dari Guru besar, peneliti, akademisi dan dosen tentang upaya wujudkan ketahanan energi. Karena itu kami terus mendorong ke depan kampus selalu dilibatkan dalam ruang pengambilan kebijakan," ucap Eddy.
"Kedua, saya bersyukur mahasiswa sangat peduli dan pertanyaan-pertanyaan yang mereka ajukan sangat baik dan substantif," ujar Eddy.
Ia menekankan Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang sangat besar, mencapai 3.700 GW, yang harus dioptimalkan guna mengurangi ketergantungan pada energi impor.
"Di kampus ke kampus kami sampaikan bahwa transisi energi menjadi langkah strategis untuk mendukung target pemerintah dalam mencapai pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen," ucapnya.
Waketum PAN ini menyampaikan, MPR Goes to Campus ini akan dilanjutkan ke kampus-kampus lainnya hingga ke seluruh Indonesia.
Baca juga : Mahfud Ajak Mahasiswa Tak Putus Harapan Kepada Indonesia
“Kami di MPR mendukung penuh kolaborasi antara akademisi dan pemerintah agar transisi energi bisa berjalan optimal. Kampus memiliki peran strategis dalam riset dan inovasi yang dapat dijadikan landasan kebijakan MPR," ujarnya.
"MPR adalah rumah rakyat dan lebih dari itu adalah rumah kolaborasi. Semakin banyak yang berkolaborasi selamatkan lingkungan, semakin baik untuk Indonesia," pungkas Eddy.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya