Dark/Light Mode

Bertemu Pimpinan Parlemen Rusia, Eddy Soeparno Bahas Ekonomi & Pengembangan Energi Terbarukan

Sabtu, 24 Mei 2025 21:42 WIB
Wakil Ketua MPR RI  Eddy Soeparno (ketiga kanan) saat memenuhi undangan untuk menghadiri Agenda Kongres Ekologi Internasional Nevsky XI yang berlangsung di St. Petersburg, Rusia. (Foto: Dok. MPR RI)
Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno (ketiga kanan) saat memenuhi undangan untuk menghadiri Agenda Kongres Ekologi Internasional Nevsky XI yang berlangsung di St. Petersburg, Rusia. (Foto: Dok. MPR RI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN Eddy Soeparno memenuhi undangan untuk menghadiri Agenda Kongres Ekologi Internasional Nevsky XI yang berlangsung di St. Petersburg, Rusia. 

Di sela-sela forum bergengsi tersebut, Eddy Soeparno mengadakan pertemuan bilateral tingkat tinggi dengan Wakil Ketua Pertama Dewan Federasi Majelis Federal Rusia, Yang Mulia Andrey Yatskin. 

Pertemuan ini menjadi momen penting untuk mempererat hubungan bilateral Indonesia–Rusia, sekaligus membuka peluang kerjasama strategis di sektor energi terbarukan dan perdagangan.

Eddy mengatakan, bahwa Indonesia terus berupaya mempercepat pengembangan energi bersih sebagai komitmen terhadap agenda iklim global. 

Baca juga : Ketemu Wamenlu, PB Mathla’ul Anwar Bahas Penguatan Diplomasi Indonesia

Salah satu sektor yang menjadi fokus pembahasan adalah pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). 

“Rusia saat ini memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) modular yang sudah teruji dan pengembangannya dilakukan perusahaan ternama Rosatom. Pengembangan energi Nuklir oleh Rusia ini menjadi terobosan dalam pengembangan energi terbarukan di tingkat global dan bisa menjadi contoh bagi pengembangan teknologi serupa di Indonesia,” ujar Eddy dalam keterangannya, Sabtu (24/5/2025).

Menurut Eddy, pengembangan PLTN Modular seperti yang dikembangkan Rosatom memberikan peluang bagi Indonesia untuk mengembangkan energi terbarukan hingga daerah-daerah terpencil, tertinggal dan terluar yang membutuhkan aliran listrik. 

“Melalui kerja sama dengan Rusia dalam pengembangan teknologi energi nuklir ini maka akan terjadi pertukaran teknologi dan inovasi pengembangan energi terbarukan dengan Indonesia. Sehingga SDM di bidang energi terbarukan lebih terdidik dan terlatih dengan teknologi-teknologi terbaru," ujar Eddy. 

Baca juga : Pidato Di IPA Convex, Eddy Soeparno Dorong Akselerasi Pengembangan Ekonomi Karbon

Selain energi, isu perdagangan juga menjadi agenda utama dalam pertemuan tersebut. 

Pihak Rusia melalui Andrey Yatskin menyampaikan ketertarikan untuk meningkatkan volume perdagangan antara kedua negara.

Eddy menyambut positif hal tersebut seiring dengan strategi diplomasi Indonesia bergabung dengan BRICS sebagai upaya memperluas pasar dan diversifikasi produk ekspor. 

Menurutnya, Rusia tertarik untuk meningkatkan volume perdagangan dengan Indonesia dan inisiatif ini kami sambut baik sebagai upaya memperluas pasar dengan prinsip saling menguntungkan. 

Baca juga : Kepemimpinan Presiden Prabowo Beri Harapan Bagi Kalangan Aktivis

"Inisiatif Rusia ini juga akan kami teruskan ke berbagai pihak terkait sebagai dukungan penuh terhadap strategi diplomasi Presiden Prabowo untuk bergabung ke BRICS dan ekspor Indonesia ke negara-negara emerging economy" pungkas Eddy.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.