Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Tinjau SMA/SMK Bali Mandara, Komisi VIII DPR: Jadi Role Model Sekolah Rakyat
Kamis, 29 Mei 2025 12:37 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - SMA dan SMK Negeri Bali Mandara menjadi pusat perhatian dalam kunjungan kerja (kunker) reses Komisi VIII DPR RI masa persidangan III tahun sidang 2024–2025 di Buleleng, Bali, Rabu (28/05/2025).
Mereka tidak hanya meninjau langsung sistem boarding school di sekolah tersebut, tetapi juga membahas potensi menjadikannya sebagai percontohan nasional untuk pengembangan sekolah rakyat.
Anggota Komisi VIII DPR RI, I Ketut Kariyasa Adnyana, menyampaikan apresiasi terhadap keberhasilan sekolah yang berlokasi di Kecamatan Kubutambahan, Buleleng ini dalam memberikan pendidikan berkualitas secara gratis kepada siswa dari keluarga miskin ekstrem.
“SMA/SMK Bali Mandara ini dapat menjadi role model bagi sekolah rakyat yang sedang digagas oleh Pemerintah Pusat. Keberhasilannya dalam mencetak lulusan berkualitas adalah bukti bahwa pendidikan bisa menjadi solusi nyata untuk mengentaskan kemiskinan,” ujar Kariyasa.
Sekolah ini dikelola oleh Pemerintah Provinsi Bali dan menerapkan sistem asrama penuh. Seluruh biaya pendidikan ditanggung pemerintah, dengan seleksi ketat bagi siswa dari latar belakang ekonomi paling bawah.
Baca juga : Bikin Masyarakat Sehat, Komisi X DPR Minta Semua Pihak Sukseskan Fornas
Hingga kini, lebih dari 2.000 alumni telah lulus dan banyak di antaranya diterima di perguruan tinggi, sekolah kedinasan, hingga menjadi anggota TNI dan Polri.
Pendidikan Lebih Efektif dari Bantuan Tunai
Kariyasa menilai, program pendidikan seperti yang dijalankan di Bali Mandara lebih efektif dibandingkan bantuan sosial tunai dalam memutus rantai kemiskinan.
“Bantuan tunai hanya bersifat jangka pendek. Kalau kita ingin mengangkat masyarakat dari kemiskinan ekstrem secara berkelanjutan, maka solusinya ada di pendidikan,” jelasnya.
Kariyasa juga menyoroti ketimpangan akses pendidikan gratis berbasis boarding school di Bali. Dari sekitar 26.000 siswa SMA/SMK di provinsi ini, hanya sekitar 2.000 yang saat ini menikmati pendidikan di SMA/SMK Bali Mandara.
Baca juga : Bertamu Ke Markas PU, Bupati Safni Diskusi Soal Pembangunan Sekolah Rakyat
“Program ini harus diperluas. Jangan hanya satu sekolah, karena kemiskinan itu merata. Maka sekolah rakyat pun harus merata,” tegasnya.
Ia meminta pemerintah segera mengeluarkan regulasi yang dapat menjamin keberlangsungan program, seperti peraturan presiden atau peraturan menteri.
Langkah ini diperlukan agar pembangunan sekolah rakyat benar-benar fokus pada pengentasan kemiskinan nasional secara terstruktur.
Harapan Sekolah: Tambahan Dukungan dan Kapasitas
Kepala SMK Negeri Bali Mandara, Ketut Susila Widyarsana, menyambut baik kunjungan Komisi VIII DPR RI serta perwakilan dari Kementerian Sosial. Ia berharap, model pendidikan yang diterapkan di sekolah ini bisa menjadi acuan dalam pendirian sekolah rakyat.
Baca juga : Hari Lingkungan Hidup, Ini Cara Pertamina Dorong Pekerja Jadi Role Model Dekarbonisasi
“Dari sistem seleksi sampai manajemen, sudah sesuai dengan visi sekolah rakyat. Kami harap Kemensos bisa meniru model ini secara menyeluruh,” katanya.
Susila menjelaskan, setiap tahun sekolahnya melakukan home visit untuk memastikan latar belakang ekonomi calon siswa.
Tahun ini saja, mereka mengunjungi sekitar 670 calon siswa, padahal daya tampung sekolah sangat terbatas, yakni hanya 150 siswa untuk SMA dan 180 untuk SMK.
“Banyak anak dari keluarga miskin yang belum tertampung. Itulah mengapa keberadaan sekolah rakyat serupa sangat mendesak, khususnya di Bali,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya