Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Anggota Komisi V DPR Sudjatmiko mengingatkan Pemerintah agar serius memperhatikan percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Miko, sapaan akrabnya, menyoroti potensi kerawanan dalam pelaksanaan megaproyek IKN. Termasuk, jika hanya berorientasi pada kejar target tanpa memperhatikan aspek kualitas dan keberlanjutan.
"Jangan sampai proyek mercusuar ini malah terbengkalai di tengah jalan," tegas Sudjatmiko dalam keterangan tertulis, Sabtu (26/7/2025).
Menurut Miko, proyek IKN yang menyedot dana besar Rp 86 triliun dari APBN tahap pertama, Rp 58 triliun dari sektor swasta dan Rp 48,8 triliun dari APBN pada tahap kedua, membutuhkan perhatian ekstra.
Baca juga : Polri Dukung Pembentukan Koperasi Merah Putih Di Desa Dan Kelurahan
"Kami melihat ada kerawanan. Kalau target tiga tahun itu dikejar, pastikan betul hasilnya berkualitas. Jangan asal bangun, tapi abaikan aspek keberlanjutan. Pembangunan harus dilakukan secara serius, transparan, dan inklusif, sesuai visi Presiden Prabowo," sambungnya.
Miko juga menyoroti pentingnya penyediaan infrastruktur dasar dan layanan publik yang memadai bagi para pekerja dan masyarakat yang tinggal di IKN.
Ditambah lagi mesti adanya perlindungan terhadap masyarakat adat, pelestarian hutan tropis, dan mitigasi dampak sosial ekonomi.
"Jangan sampai proyek ini hanya menjadi ambisi besar yang berujung pada beban jangka panjang karena kurangnya pelibatan masyarakat sejak awal," imbuhnya.
Baca juga : Himperra Apresiasi Dua Keputusan Pemerintah Di Bidang Perumahan
Dia menegaskan PKB tetap mendukung pembangunan IKN. Namun, dia menekankan proyek ini seharusnya menjadi simbol kemajuan demokrasi, keberlanjutan lingkungan, dan keadilan sosial.
"Kami mendukung penuh langkah Pemerintah dalam membangun IKN. Namun pastikan niatnya tulus, sungguh-sungguh untuk membangun negeri," pungkas Miko.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan Pemerintah tetap berkomitmen menyelesaikan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sesuai rencana dan target.
Menteri Prasetyo menyatakan, hingga kini tidak ada rencana moratorium atau penghentian sementara proyek IKN.
Baca juga : Komisi I DPR Pesan Pemerintah Hati-hati Soal Kesepakatan Data Pribadi
"Sebagaimana yang sudah pernah juga disampaikan, sampai hari ini Pemerintah tetap berkomitmen sesuai dengan rencana adalah untuk menyelesaikan pembangunan IKN secepat-cepatnya," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/7/2025).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya