Dark/Light Mode

Eddy Soeparno Serap Aspirasi Mahasiswa Unsrat Untuk Kebijakan Lingkungan

Kamis, 28 Agustus 2025 11:30 WIB
Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno saat menggelar rangkaian acara MPR Goes to Campus ke Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado. (Foto: Dok. MPR RI)
Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno saat menggelar rangkaian acara MPR Goes to Campus ke Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado. (Foto: Dok. MPR RI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pimpinan MPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno melanjutkan rangkaian acara MPR Goes to Campus.

Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menjadi kampus ke-30 dalam rangkaian acara MPR Goes to Campus sejak dimulai November 2024 lalu.

Kehadiran Eddy di Unsrat disambut langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Ir Arthur Gehart Pinaria dan jajaran rektorat serta pimpinan fakultas di Unsrat.

Baca juga : Braze Beri 1.000 Sertifikasi Global Gratis untuk Tingkatkan SDM Digital Indonesia

Dalam paparannya, Eddy menjelaskan mengapa saat ini MPR bicara tentang hak masyarakat dalam mewujudkan lingkungan sehat dan bebas polusi.

"Mungkin jadi pertanyaan teman-teman, kenapa MPR kali ini hadir dengan isu lingkungan hidup, transis energi dan bahkan bicara solusi mengatasi krisis sampah," ujar Eddy dalam keterangannya, Kamis (28/8/2025)

"Jawabannya adalah pada Pasal 28H ayat 1 UUD 1945. Tercantum jelas dalam konstitusi bahwa masyarakat berhak mendapatkan lingkungan hidup yang bersih dan sehat," ujar Eddy

Baca juga : Wamen Todotua Ajak Mahasiswa Trisakti Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045

Doktor Ilmu Politik UI ini menegaskan, bahwa lingkungan yang bersih dan sehat adalah hak konstitusional masyarakat dan karena itu wajib diperjuangkan.

Selain pasal 28H ayat 1, Eddy juga menjelaskan Pasal 33 ayat 4 UUD 1945 bahwa pembangunan ekonomi harus dilaksanakan dengan berdasarkan asas keberlanjutan.

"Karena itu saya memulai inisiatif di MPR RI untuk fokus pada isu lingkungan hidup yang sehat dan juga transisi menuju energi terbarukan. Ini adalah bagian dari amanat konstitusi yang harus ditunaikan," ujarnya.

Baca juga : Haedar Nashir: Mahasiswa Muhammadiyah Harus Jadi Perekat Keragaman

Dalam kesempatan diskusi, mahasiswa Unsrat antusias bertanya mengenai isu transisi energi. Eddy yang juga Waketum PAN ini menyampaikan apresiasi atas aktifnya pertanyaan mahasiswa dan civitas academika Unsrat.

"Saya berterima kasih untuk semua masukan dan aspirasi mahasiwa. Kampus adalah ruang demokratis dan semua aspirasi mahasiswa dan dosen ini adalah masukan penting untuk kebijakan lingkungan hidup yang lebih bersih dan sehat," pungkas Eddy.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.