Dark/Light Mode

WNA Pimpin BUMN, Muzani: Tak Masalah Asal Sesuai Aturan

Jumat, 17 Oktober 2025 20:31 WIB
Ketua MPR Ahmad Muzani saat menyampaikan keterangan pers di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (17/10/2025). (Foto: Antara/Mentari Dwi Gayati)
Ketua MPR Ahmad Muzani saat menyampaikan keterangan pers di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (17/10/2025). (Foto: Antara/Mentari Dwi Gayati)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua MPR Ahmad Muzani mengaku tak masalah dengan keputusan pemerintah merekrut ekspatriat atau WNA untuk memimpin BUMN. 

"Sejauh peraturannya memungkinkan, saya kira tidak ada masalah. Peraturannya  memungkinkan nggak? Memungkinkan kan?" kata Muzani di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (17/10/2025).

Baca juga : Amorim Aman, MU Pastikan Tak Akan Ganti Pelatih Cepat-Cepat

Muzani menuturkan, pemerintah mengambil langkah yang sesuai dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku. Ketentuan itu merupakan hasil kesepakatan bersama, yang juga harus ditaati bersama. 

"Sehingga, kalau peraturannya memungkinkan, saya kira bisa dilakukan. Tapi, kalau peraturannya tidak memungkinkan, ya jangan sekali-kali dilakukan," ujar Muzani. 

Baca juga : Warung Kecil dan KUR BRI Antarkan Anak Bungsu Maslihah Jadi Sarjana

"Saya kira, pemerintahan Prabowo adalah pemerintahan yang bertekad menaati semua itu," imbuhnya.

Sekadar latar, dalam dialog bersama Chairman Forbes Media Steve Forbes di forum Forbes Global CEO Conference 2025 di St Regis, Jakarta pada Rabu (15/10/2025), Presiden Prabowo Subianto memastikan, pemerintah telah mengubah peraturan untuk membuka peluang bagi profesional asing memimpin perusahaan BUMN.

Baca juga : Wakapolri Pimpin Baksos Alumni Akpol 90 Di Semarang

“Saya telah mengubah regulasi. Sekarang ekspatriat, non-Indonesia, bisa memimpin BUMN kami,” kata Prabowo.

PT Garuda Indonesia (Persero) tercatat sebagai BUMN pertama yang merekrut WNA dalam jajaran direksinya. Garuda menunjuk Balagopal Kunduvara sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko dan Neil Raymond Mills sebagai Direktur Transformasi, berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 15 Oktober 2025.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.