Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Muzani Terima Gelar Dato Seri Diwangsa Wira Perdana Dari Kesultanan Riau
Sabtu, 15 November 2025 07:03 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI H. Ahmad Muzani menerima gelar kebesaran adat Melayu Dato Seri Diwangsa Wira Perdana dalam upacara adat, di Provinsi Kepulauan Riau, Jumat, (14/11/2025).
Dalam sambutannya, Ahmad Muzani menyampaikan rasa syukur dan haru atas kehormatan yang diterimanya di tanah yang disebutnya sebagai “bumi Gurindam yang bersejarah.”
“Sungguh merupakan kehormatan dan anugerah yang tak ternilai bagi diri saya. Hari ini saya berdiri di bumi Gurindam yang bersejarah, saya menerima gelar amanah yang luhur, berupa gelar adat Datuk Sri Diwangsa Wiraperdana,” kata Muzani.
Dia menegaskan, gelar tersebut bukan sekadar simbol, melainkan amanah yang membawa tanggung jawab moral dan kultural yang besar.
Baca juga : Menhan Sjafrie Terima Kepala Staf Gabungan Yordania, Bicara Gaza & Pertahanan
“Gelar ini bukan sekadar atribut, ia adalah sebuah tanggung jawab moral dan kultural yang harus dijunjung tinggi. Saya haturkan setinggi-tingginya terima kasih atas kepercayaan yang mendalam yang telah diberikan oleh masyarakat Melayu kepada kami hari ini,” sebutnya.
Tokoh Gerindra ini juga menyinggung nilai-nilai luhur peradaban Melayu yang tumbuh dari Kepulauan Riau, yang ia sebut sebagai “jantung peradaban Melayu”, tempat lahirnya karya besar Raja Ali Haji, Gurindam Dua Belas.
“Provinsi Kepulauan Riau adalah jantung peradaban Melayu, tempat lahirnya karya abadi Raja Ali Haji, yaitu Gurindam XII. Karya ini bukan hanya warisan sastra, namun merupakan konstitusi moral bagi orang-orang Melayu yang nilai-nilainya sampai sekarang masih sangat relevan,” jelasnya.
Muzani mengutip salah satu pesan dalam pasal kelima Gurindam Dua Belas yang menurutnya sangat penting dalam membangun karakter bangsa.
Baca juga : Quebec Gelar Karpet Merah untuk Pengusaha Indonesia
“Dalam pasal kelima misalnya, Raja Ali Haji berpesan dengan sangat tegas, Jika hendak mengenal orang berbangsa, lihat kepada budi dan bahasa,” ujarnya.
Ia menekankan, pesan tersebut mengajarkan bahwa kemuliaan seseorang tidak diukur dari jabatan, harta, atau kekuasaan, tetapi dari budi pekerti dan tutur kata yang santun.
“Pesan ini mengingatkan kita bahwa kemuliaan seseorang diukur bukan dari harta, kekuasaan, bahkan takhta, melainkan dari budi pekerti dan tutur kata yang santun dan beradab. Inilah esensi kebudayaan Melayu yang mengedepankan akhlak mulia, kesabaran, dan kesehajaan,” terang Muzani.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Gurindam Dua Belas sejalan dengan semangat kebangsaan Indonesia modern.
Baca juga : Pertagas Group Borong 7 Penghargaan Keselamatan Migas 2025
Nilai-nilai Gurindam secara keseluruhan menuntun kepada ketakwaan, pengendalian diri, kejujuran, dan musyawarah, yang merupakan fondasi karakter bangsa.
“Dengan penuh takzim, saya berikrar akan berusaha mengembang gelar Datuk Sri Diwangsa Wira Perdana ini dengan sebaik-baiknya,” sambungnya.
Dirinya bertekad untuk menjadikan gelar kehormatan tersebut sebagai motivasi yang membakar semangat untuk terus memperjuangkan nilai-nilai luhur budaya dalam setiap langkah pembangunan bangsa.
“Akhirnya, dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, kami mohon doa dan dukungan untuk bisa memperjuangkan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh masyarakat Melayu Kepulauan Riau dalam gelar adat ini,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya