Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Komisi XII DPR dari Fraksi Partai Golkar, Bambang Patijaya, mendukung langkah pemerintah melalui Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang menawarkan Indonesia sebagai pusat storage cadangan minyak kawasan ASEAN.
Menurut Bambang, langkah tersebut dapat menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan posisi strategis Indonesia dalam rantai pasok energi regional.
“Indonesia memiliki keunggulan geografis yang sangat penting, terutama karena berada di jalur perdagangan energi dunia. Ini menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperkuat peran strategisnya dalam sistem ketahanan energi kawasan ASEAN,” ujar Bambang, Rabu (13/5/2026).
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Dukung Sean Gelael di GT World Challenge Asia Mandalika
Ia menilai, di tengah meningkatnya dinamika geopolitik global dan ketidakpastian pasokan energi dunia, kawasan ASEAN membutuhkan sistem cadangan energi yang lebih kuat dan terintegrasi.
Indonesia dinilai memiliki posisi geografis yang strategis untuk mengambil peran tersebut.
Bambang mengatakan, rencana pembangunan storage minyak di Sumatera akan memberikan dampak positif, tidak hanya terhadap penguatan cadangan energi nasional, tetapi juga pengembangan ekosistem industri energi dan logistik nasional.
Baca juga : Kenaikan Biaya Plastik Berimbas Pada Harga Minyak Goreng
Selain memperkuat keamanan pasokan energi, proyek tersebut juga dinilai berpotensi menarik investasi strategis di sektor infrastruktur energi.
Menurutnya, pengembangan storage minyak berskala besar menjadi penting karena tantangan energi global saat ini semakin dipengaruhi faktor geopolitik, gangguan rantai pasok, hingga volatilitas harga minyak dunia.
“Karena itu, kapasitas storage dan cadangan energi menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas energi nasional maupun kawasan,” katanya.
Baca juga : Bank Mandiri Dukung Program Prioritas Nasional
Ia menambahkan, langkah pemerintah tersebut juga sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2024 tentang Cadangan Penyangga Energi yang menekankan pentingnya penyediaan cadangan energi nasional guna menjaga keberlanjutan, kesinambungan, dan ketahanan energi di seluruh wilayah Indonesia, termasuk menghadapi potensi gangguan pasokan maupun dinamika energi global.
Komisi XII DPR, lanjut Bambang, mendukung langkah-langkah pemerintah yang berorientasi pada penguatan ketahanan energi jangka panjang, termasuk pengembangan infrastruktur strategis yang mampu meningkatkan daya saing Indonesia di sektor energi regional.
“Kita berharap inisiatif ini dapat memperkuat posisi Indonesia tidak hanya sebagai pasar energi, tetapi juga sebagai pusat infrastruktur dan logistik energi kawasan ASEAN,” tutup legislator asal daerah pemilihan Bangka Belitung tersebut.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya