Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun menegaskan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang terjadi saat ini menjadi perhatian serius pemerintah dan pelaku ekonomi nasional.
Namun, ia meminta masyarakat tidak menyikapi dinamika kurs secara berlebihan hingga memicu kepanikan yang dapat memperburuk sentimen pasar.
Mengacu pada apa yang disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto mengenai rupiah yang sedang mengalami tekanan terhadap dolar AS, Misbakhun menilai pesan yang ingin dibangun adalah pentingnya menjaga ketenangan publik di tengah gejolak ekonomi global.
Baca juga : Menkeu & BI Optimistis Rupiah Perkasa Lagi Mulai Juli
“Yang ingin disampaikan Presiden adalah masyarakat tidak perlu panik berlebihan setiap kali melihat nilai tukar bergerak. Bukan berarti pelemahan rupiah dianggap tidak penting atau disepelekan,” kata Misbakhun dalam keterangan tertulis, Selasa (19/5/2026).
Menurut Misbakhun, konteks yang ingin dibangun Presiden adalah menjaga ketenangan publik agar tidak terjebak kepanikan yang kontraproduktif terhadap ekonomi.
Ia mengibaratkan gejolak nilai tukar seperti cuaca buruk dalam pelayaran. Ombak tetap harus diwaspadai dan diantisipasi dengan navigasi yang tepat, tetapi kepanikan di atas kapal justru dapat memperbesar risiko.
Baca juga : BI: Cadangan Devisa Lebih Dari Cukup Untuk Stabilisasi Rupiah
“Kalau ada gelombang besar, tentu nahkoda harus bekerja serius menjaga arah kapal. Tetapi penumpang juga tidak perlu panik seolah kapal akan tenggelam,” tuturnya.
Misbakhun menegaskan, DPR memahami sensitivitas dampak kurs terhadap masyarakat, terutama terkait harga energi, bahan pangan impor, dan kebutuhan industri.
Karena itu, Komisi XI DPR terus memantau perkembangan nilai tukar rupiah dan secara intens berkomunikasi dengan pemerintah, Bank Indonesia, serta otoritas sektor keuangan untuk membahas langkah-langkah penguatan stabilitas ekonomi nasional.
Baca juga : Ini Saran Ekonom Agar Rupiah Perkasa Lagi
“Di belakang layar, pembahasan mengenai stabilitas Rupiah dan langkah-langkah penguatannya terus dilakukan secara intens. Pemerintah dan DPR tidak diam,” kata Misbakhun.
Ia optimistis langkah koordinatif yang dilakukan pemerintah dan otoritas ekonomi secara bertahap akan mulai memberikan sentimen positif terhadap pasar dalam waktu dekat.
“Saya yakin pasar akan mulai melihat arah perbaikannya. Yang penting sekarang konsistensi kebijakan dijaga dan kepercayaan publik tidak boleh goyah,” tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya