Dark/Light Mode

Lisda Hendrajoni Salurkan Bantuan 563 Juta Untuk 233 Warga Pesisir Selatan

Minggu, 6 September 2026 18:34 WIB
Anggota Komisi VIII DPR RI Dr. Hj. Lisda Hendrajoni menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia senilai Rp 5pesisisr63 juta lebih kepada 233 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Foto: Dok Lisda H
Anggota Komisi VIII DPR RI Dr. Hj. Lisda Hendrajoni menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia senilai Rp 5pesisisr63 juta lebih kepada 233 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Foto: Dok Lisda H

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi VIII DPR RI Dr. Hj. Lisda Hendrajoni menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia senilai Rp563 juta lebih kepada 233 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pesisir Selatan, Sabtu (5/9/2026).

Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp 563.099.476. Bantuan diberikan dalam berbagai bentuk, mulai dari modal usaha, pemenuhan kebutuhan dasar, hingga alat bantu bagi penyandang disabilitas.

Program tersebut disalurkan melalui kerja sama dengan Sentra Terpadu Inten Soeweno Kementerian Sosial RI. Hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan H. Zainal Arifin, perwakilan Sentra Terpadu Inten Soeweno Kemensos RI Pepi Rubyanti, Kepala Dinas Sosial P3A Pessel Ilham Rahmansyah, Wali Nagari Salido Roni, sejumlah pejabat eselon III, serta ratusan penerima manfaat.

Lisda mengatakan, penyaluran bantuan ATENSI merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan pemberdayaan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Baca juga : 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Saudi

“Sebagai wakil rakyat di Komisi VIII, tugas saya adalah memperjuangkan agar anggaran dari pusat bisa turun sebanyak-banyaknya ke Sumatera Barat, khususnya Kabupaten Pesisir Selatan,” kata Lisda.

Menurutnya, bantuan yang diterima masyarakat tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga diharapkan menjadi modal untuk meningkatkan kemandirian penerima manfaat.

“Saya pesan kepada Bapak dan Ibu penerima manfaat, pergunakanlah bantuan ini sebaik-baiknya. Jadikan ini sebagai modal agar bisa bangkit, pulih, dan mandiri secara ekonomi,” ujarnya.

Lisda juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong dalam membangun kehidupan sosial dan ekonomi di tengah masyarakat.

“Jangan berhenti sampai di sini. Mari terus kita jaga kebersamaan, semangat gotong royong, dan saling membangun,” katanya.

Baca juga : Cara Cek Desil Bansos 2026, Pastikan NIK Anda Masuk Daftar Penerima Uang Tunai

Dalam kegiatan tersebut, suasana hangat terlihat ketika Lisda menyerahkan bantuan modal usaha berupa mesin jahit kepada salah seorang penerima manfaat.

Lisda bahkan secara langsung memesan pakaian kepada penerima bantuan tersebut sebagai bentuk dukungan agar bantuan yang diberikan segera dimanfaatkan untuk memulai usaha.

“Nanti kalau mesin jahitnya sudah terpasang dan siap dipakai, saya mau pesan bikin baju satu ya. Ini bentuk dukungan saya supaya usahanya langsung berjalan dan makin bersemangat,” tutur Lisda.

Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan para penerima manfaat dan tamu undangan yang hadir.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan H. Zainal Arifin menyampaikan apresiasi kepada Lisda Hendrajoni yang dinilai terus mengawal aspirasi masyarakat Pesisir Selatan melalui pemerintah pusat.

Baca juga : Lisda Hendrajoni Sebut Pencatatan Nikah Penting Lindungi Perempuan Dan Anak

“Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan mengucapkan terima kasih banyak kepada Anggota Komisi VIII DPR RI, Ibu Dr. Hj. Lisda Hendrajoni, yang terus konsisten memperjuangkan masyarakat kita melalui Kementerian Sosial,” kata Zainal.

Menurut Zainal, bantuan senilai lebih dari Rp 563 juta tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat, khususnya penyandang disabilitas dan warga yang membutuhkan dukungan untuk mengembangkan usaha.

“Kami berharap sinergi ini terus berlanjut agar semakin banyak warga Pessel yang tersentuh program ATENSI di masa mendatang,” ujarnya.

Penyerahan bantuan kemudian dilanjutkan secara simbolis kepada sejumlah penerima manfaat berupa alat bantu dan bantuan modal usaha.

Pemerintah Daerah berharap program tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat penerima bantuan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.