Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Polda Banten: Terpal-Galon Aqua Bukan Milik Kapal Jurnalis Hilang
- Menhub: 114 Korban Kapal Virgo Transport 8 Ditemukan, 108 Selamat 6 Meninggal
- Guru Besar Trisakti Puji Blusukan Gibran Soal Dampak Karhutla
- Man City Menang di Derby Manchester Meski 10 Pemain
- Aktivis Apresiasi Wapres Gibran Lihat Langsung Dampak Karhutla ke Orangutan
Buka Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Di Bekasi
Nurwayah Tekankan Peran Strategis Guru Cetak Karakter Bangsa
Minggu, 13 September 2026 19:38 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Anggota Badan Sosialisasi Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Fraksi Partai Demokrat, Nurwayah resmi membuka kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang diselenggarakan oleh Kelompok I Badan Sosialisasi MPR RI bekerja sama dengan Komunitas Biru Nusantara (Kobinus) di Hotel Grand Travello, Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (12/9/2026).
Acara ini dihadiri sekitar 300 peserta yang didominasi oleh kaum perempuan dan tenaga pendidik dari tingkat dari berbagai latar belakang suku dan daerah.
Hadir pula mendampingi kegiatan ini sejumlah anggota MPR RI yang tergabung dalam Kelompok I Badan Sosialisasi MPR RI, di antaranya Iyeth Bustami dari Fraksi PKB Dapil Riau I dan Dr. Ir. H. Junaidi Auly dari Fraksi PKS, Dapil Lampung II, Ketua Kobinus Yoga Sumarsono, dan jajaran Sekretariat Jenderal MPR RI.
Dalam sambutannya, Nurwayah dari Dapil DKI Jakarta III ini menegaskan pentingnya menanamkan kembali nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika perubahan zaman yang begitu cepat.
Baca juga : 25 Tahun Demokrat, Ibas Minta Kader Makin Dekat Rakyat
Menurutnya, sekolah dan para guru merupakan garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa.
"Di tangan Bapak dan Ibu guru lah generasi penerus kita dibentuk, bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter cinta tanah air dan memiliki moral yang baik. Di tengah arus perubahan dan derasnya media sosial saat ini, penguatan wawasan kebangsaan menjadi semakin krusial agar sekolah tetap menjadi ruang penumbuh persatuan dan toleransi bagi peserta didik," ujar Nurwayah.
Lebih lanjut, Nurwayah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru atas dedikasi dan beban ganda yang dipikul, baik sebagai pendidik di sekolah maupun pilar di dalam keluarga.
Ia juga menyuarakan pentingnya peningkatan kesejahteraan guru yang sebanding dengan besarnya tanggung jawab moral dalam mencetak calon-calon pemimpin bangsa masa depan.
"Guru-guru hari ini bukan hanya butuh dihormati, melainkan juga layak mendapatkan jaminan kebutuhan hidup yang cukup dan berkeadilan. Dari ruang kelas Bapak dan Ibu sekalianlah lahir para pemimpin bangsa di masa depan," imbuhnya.
Pada kesempatan ini, Nurwayah mengajak para peserta untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai dari Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini dalam kehidupan keseharian, yang meliputi Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara; Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD NRI 1945) sebagai konstitusi negara; Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara kesatuan; serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu keberagaman bangsa.
Terakhir, Nurwayah mengingatkan masyarakat, khususnya tenaga pendidik dan para orang tua, agar tidak mudah terprovokasi oleh perdebatan publik atau polarisasi isu di media sosial.
"Zaman boleh maju, media sosial boleh berkembang pesat, namun jangan sampai persatuan kita terkoyak oleh politik adu domba. Kita pernah dijajah ratusan tahun dengan strategi devide et impera, jangan sampai hal itu terulang kembali dari dalam bangsa kita sendiri. Mari kita jaga anak-anak kita, perkuat persatuan demi masa depan generasi penerus Indonesia," pungkasnya.
Baca juga : Demokrat Dan Jalan Merebut Kembali Hati Rakyat
Sementara itu Ketua Kobinus Yoga Sumarsono menyampaikan bahwa pihaknya bangga berkolaborasi dengan MPR RI, sebab para peserta di bawah naungan komunitasnya yang salah satunya berlatarbelakang guru mulai dari PAUD, TK, SD, MI lebih melek dengan Empat Pilar MPR RI.
"Pihak guru-guru yang hadir sebagai peserta bisa memahami Empat Pilar MPR RI. Kemudian, dari pihak MPR RI juga bisa memahami apa yang menjadi keluhan guru-guru. Harapan kami, bagaimana guru-guru ini bisa menjadi lebih profesional. Harapan kami kepada pemerintah adalah bagaimana profesionalitas mereka ini mendapatkan apresiasi yang seimbang, artinya dalam bentuk kesejahteraan," tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya